home sosok muslim

7 Ilmuwan Masuk Islam, Beriman Usai Geluti Penelitian Sains

Sabtu, 26 Maret 2022 - 14:00 WIB
Prof. T.V.N. Persaud (foto: YouTube Elsevier)
Sejak abad ke-19 dan 20, banyak ilmuwan Barat yang terus berusaha menolak kebenaran adanya tuhan dan agama. Mereka hanya hidup di atas nama ilmu pengetahuan yang dianggap serba ilmiah dan dihasilkan dari sebuah penelitian masif.

Namun, secara tidak sengaja mereka menemukan keajaiban-keajaiban yang tersembunyi, sesuatu yang membuka mata hati kepada tuhan. Pada 1929 M, kemunculan teori Big Bang membuat mata rantai antara sains dan ketuhanan.

Nah, berikut ini 7 ilmuwan yang masuk Islam setelah menemukan keajaiban keajaiban ayat-ayat qauliyah setelah meneliti ayat kauniyah di alam semesta:

1. Keith L. Moore

Keith L. Moore adalah Presiden American Association of Clinical Anatomi (AACA) pada 1989, juga seorang ilmuwan Anatomi dan Embriologi dengan puluhan kedudukan dan gelar kehormatan dalam bidang sains.

Pada tahun 1980, Moore diundang ke Arab Saudi untuk memberikan kuliah anatomi dan embriologi di Universitas King Abdulaziz. Di sana, Moore didekati oleh Komite Embriologi dari Universitas agar membantu menafsirkan ayat-ayat tertentu dalam Al-Qur’an dan Hadits tentang reproduksi manusia dan perkembangan embriologi.

Orang tersebut membacakan Surah Al-Mu'minun ayat 13-14 tentang reproduksi manusia. Sang profesor mengaku heran dengan akurasi isi surat yang terekam pada abad ke-7 tersebut, sebelum ilmu embriologi didirikan.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
sains ilmuwan ilmuwan muslim islam di eropa karya ilmiah
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya