PPPIJ: Persoalan Ekonomi Jadi Masalah Utama Umat Islam
Muhajirin
Sabtu, 23 Juli 2022 - 14:35 WIB
Warga antre untuk mendapatkan bantuan sembako (foto: silabus kepri)
Berbagai problematika tengah dihadapi oleh umat Islam. Kepala Pusat Pengkajian dan Pengembangan Islam Jakarta (PPPIJ), KH Muhammad Subki), menilai, persoalan utama umat Islam di Indonesia adalah masalah ekonomi.
“Sebetulnya problematika umat Islam itu sudah kebaca. Yang paling besar dan paling bermasalah itu sisi ekonomi. Ekonomi umat. Kalau soal akidah, aman,” kata KH Subki saat berbincang-bincang dengan LANGIT7.ID di Jakarta Islamic Centre (JIC), Jakarta Utara, Kamis (21/7/2022).
Ekonomi memiliki pengaruh kuat terhadap umat Islam. Dia menyebut, akidah seseorang bisa terganggu bahkan goyah hanya karena faktor ekonomi. Maka itu, ekonomi umat perlu mendapatkah perhatian serius.
Baca Juga: Jakarta Islamic Centre, Dakwah Mengakar dan Mendunia dari Eks Lokalisasi
“Rasulullah SAW pernah bilang, jangan-jangan kefakiran itu menjadikan orang kafir. Maka, sebetulnya yang paling harus mendapatkan perhatian adalah ekonomi umat. Bagaimana kita mencari bibit perbaikan dan solusi dari sektor ekonomi,” jelas KH Subki.
Menurut dia, perkembangan ekonomi umat harus jadi fokus umat Islam saat ini. Jika ekonomi umat dijerat oleh kepentingan tidak jelas, kata dia, umat Islam akan dimiskinkan terus. Sementara, orang miskin gampang dipengaruhi.
“Sebetulnya problematika umat Islam itu sudah kebaca. Yang paling besar dan paling bermasalah itu sisi ekonomi. Ekonomi umat. Kalau soal akidah, aman,” kata KH Subki saat berbincang-bincang dengan LANGIT7.ID di Jakarta Islamic Centre (JIC), Jakarta Utara, Kamis (21/7/2022).
Ekonomi memiliki pengaruh kuat terhadap umat Islam. Dia menyebut, akidah seseorang bisa terganggu bahkan goyah hanya karena faktor ekonomi. Maka itu, ekonomi umat perlu mendapatkah perhatian serius.
Baca Juga: Jakarta Islamic Centre, Dakwah Mengakar dan Mendunia dari Eks Lokalisasi
“Rasulullah SAW pernah bilang, jangan-jangan kefakiran itu menjadikan orang kafir. Maka, sebetulnya yang paling harus mendapatkan perhatian adalah ekonomi umat. Bagaimana kita mencari bibit perbaikan dan solusi dari sektor ekonomi,” jelas KH Subki.
Menurut dia, perkembangan ekonomi umat harus jadi fokus umat Islam saat ini. Jika ekonomi umat dijerat oleh kepentingan tidak jelas, kata dia, umat Islam akan dimiskinkan terus. Sementara, orang miskin gampang dipengaruhi.