Wapres Minta Santri Belajar Inovasi Produk Kopi Rempah dari Mesir
Tim langit 7
Sabtu, 29 Juni 2024 - 08:00 WIB
Wapres K.H. Maruf Amin, mengajak santri-santri pondok pesantren (ponpes) untuk belajar dari kesuksesan Mesir dalam mengekspor produk kopi rempah ke berbagai negara.Foto/ist
Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin, mengajak santri-santri pondok pesantren (ponpes) untuk belajar dari kesuksesan Mesir dalam mengekspor produk kopi rempah ke berbagai negara.
Hal ini disampaikan Wapres saat melakukan peninjauan produk unggulan UMKM pesantren di Pondok Pesantren Salaf Al-Quran (PPSQ) Asy-Syadzili 1, Desa Sumberpasir, Kec. Pakis, Kab. Malang, Jumat (28/06/2024).
Dalam kunjungannya, Wapres menyoroti stan dari Ponpes Bahrul Magfiroh yang memamerkan produk kopi rempah. Ia membandingkan dengan kopi rempah dari Mesir yang sukses menembus pasar Eropa dan Amerika.
Baca juga:Aksi Kolaborasi Mahasiswa UMBY dalam Pengelolaan Sampah di Bantul
“Pasarnya sudah ke mana? Mesir itu, itu kopi yang sudah diolah dengan rempah. Kopi Mesir di Eropa dan Amerika. Tapi Mesir tidak punya kopi, tidak punya rempah. Kopinya dari sini (Indonesia). Dia (Mesir) hanya mengolah saja, tapi keluarnya jadi kopinya Mesir,” ungkapnya.
Wapres pun menekankan pentingnya inovasi dalam pengolahan produk untuk meningkatkan daya saing di pasar internasional.
“Coba kalian berinovasi, cari itu, kopi Mesir, rasanya seperti apa. Buat tandingi. Kalau bisa lebih bagus. Bisa menguasai Eropa dan Amerika,” imbaunya.
Hal ini disampaikan Wapres saat melakukan peninjauan produk unggulan UMKM pesantren di Pondok Pesantren Salaf Al-Quran (PPSQ) Asy-Syadzili 1, Desa Sumberpasir, Kec. Pakis, Kab. Malang, Jumat (28/06/2024).
Dalam kunjungannya, Wapres menyoroti stan dari Ponpes Bahrul Magfiroh yang memamerkan produk kopi rempah. Ia membandingkan dengan kopi rempah dari Mesir yang sukses menembus pasar Eropa dan Amerika.
Baca juga:Aksi Kolaborasi Mahasiswa UMBY dalam Pengelolaan Sampah di Bantul
“Pasarnya sudah ke mana? Mesir itu, itu kopi yang sudah diolah dengan rempah. Kopi Mesir di Eropa dan Amerika. Tapi Mesir tidak punya kopi, tidak punya rempah. Kopinya dari sini (Indonesia). Dia (Mesir) hanya mengolah saja, tapi keluarnya jadi kopinya Mesir,” ungkapnya.
Wapres pun menekankan pentingnya inovasi dalam pengolahan produk untuk meningkatkan daya saing di pasar internasional.
“Coba kalian berinovasi, cari itu, kopi Mesir, rasanya seperti apa. Buat tandingi. Kalau bisa lebih bagus. Bisa menguasai Eropa dan Amerika,” imbaunya.