home masjid

Bulan Safar, Sejarah hingga Mitos di Dalamnya

Selasa, 20 Agustus 2024 - 11:00 WIB
ilustrasi
Safar merupakan bulan kedua dalam sistem penanggalan Hijriyah. Bulan ini memiliki sejarah yang cukup unik, sebab turut dibumbui mitos yang ada.

Pembahasan tentang sejarah Safar tidak lepas dari mitos yang berkembang pada periode masyarakat Arab sebelum datangnya Islam. Lalu bagaimanakah sejarah Safar?

Asal-usul penamaan

Mengutip penjelasan dari Ibnu Mandzur dalam Lisanul ‘Arab, kata Safar memiliki dua arti yaitu bisa berarti kosong (Shafar) atau dapat juga berarti warna kuning (Shufrah).

Adapun sebab penamaan Safar berkaitan dengan kebiasaan masyarakat Arab zaman dahulu yang meninggalkan rumah atau kediaman mereka (sehingga kosong) untuk berperang atau bepergian jauh.

Pendapat tersebut diceritakan dalam al-Mufasshal fi Tarikhil ‘Arab Qablal Islam bahwa orang-orang yang ditinggal bepergian ini mengeluh sambil berkata, “Shafira an-Nasu minna shafaran (Orang-orang mengosongkon kota (meninggalkan) kita sebab kita miskin (kosong/tidak memiliki harta).” (Juz 6, h. 120)

Mitos seputar Safar
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya