Bluder Geulis, Oleh-oleh Khas Subang Produksi Forbis IKPM Gontor
Fajar adhitya
Jum'at, 17 Desember 2021 - 05:45 WIB
Oleh-oleh khas Subang bluder geulis yang diproduksi oleh alumni Gontor. Foto: Istimewa.
Forum Bisnis (Forbis) Ikatan Keluarga Pondok Modern (IKPM) Gontor merilis unit usaha baru di bidang kuliner bernama Bluder Geulis yang diproyeksikan akan menjadi oleh-oleh khas Kabupaten Subang, Jawa Barat. Bluder adalah sejenis roti peninggalan Belanda.
Ketua Umum Forbis IKPM Gontor, Ustaz Agus Maulana merancang Bluder Geulis sebagai HUB connection, yang menjembatani produk-produk Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) agar bisa naik kelas. Ia berharap produk lokal daapat berkibar di negeri sendiri di tengah serbuan kuliner dan produk luar.
Dilansir Forbis.id, Bluder Geulis adalah pengejawantahan mimpi para pemuda di Kabupaten Subang dalam mendukung pendidikan anak-anak tidak mampu di seluruh pelosok negeri. Karenanya sejak awal, sistem manajemen Bluder Geulis terdapat 40 persen saham Pesantren Darul Falah, Cimenteng, Subang.
Baca Juga:Belajar Tahfidz Quran Gratis di Ponpes Darul Huffadh Bone
Berdirinya Bluder Geulis tak lepas dari keberadaan Bluder Cinta yang jaraknya ratusan kilometer dari Subang tepatnya di Madiun. Di kota brem tersebut ada pengusaha perempuan bernama Mila yang tekun dan cukup sukses merintis usaha Bluder dengan merek Bluder Cinta.
Bluder Cinta adalah salah satu produk anggota Forbis yang sempat viral karena keunikan namanya. Ustaz Agus kemudian menjalin silaturahmi ke Madiun menengok langsung proses produksi Bluder Cinta.
Ustaz Agus lalu memberikan masukan bagimana meningkatkan jangkauan bisnis. Mila pun menerima saran tersebut dan terjadilah kolaborasi, Bluder Cinta bermetamorfosa ke Subang dengan nama Bluder Geulis sesuai dengan khas lokal Subang yang dominan Sunda.
Ketua Umum Forbis IKPM Gontor, Ustaz Agus Maulana merancang Bluder Geulis sebagai HUB connection, yang menjembatani produk-produk Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) agar bisa naik kelas. Ia berharap produk lokal daapat berkibar di negeri sendiri di tengah serbuan kuliner dan produk luar.
Dilansir Forbis.id, Bluder Geulis adalah pengejawantahan mimpi para pemuda di Kabupaten Subang dalam mendukung pendidikan anak-anak tidak mampu di seluruh pelosok negeri. Karenanya sejak awal, sistem manajemen Bluder Geulis terdapat 40 persen saham Pesantren Darul Falah, Cimenteng, Subang.
Baca Juga:Belajar Tahfidz Quran Gratis di Ponpes Darul Huffadh Bone
Berdirinya Bluder Geulis tak lepas dari keberadaan Bluder Cinta yang jaraknya ratusan kilometer dari Subang tepatnya di Madiun. Di kota brem tersebut ada pengusaha perempuan bernama Mila yang tekun dan cukup sukses merintis usaha Bluder dengan merek Bluder Cinta.
Bluder Cinta adalah salah satu produk anggota Forbis yang sempat viral karena keunikan namanya. Ustaz Agus kemudian menjalin silaturahmi ke Madiun menengok langsung proses produksi Bluder Cinta.
Ustaz Agus lalu memberikan masukan bagimana meningkatkan jangkauan bisnis. Mila pun menerima saran tersebut dan terjadilah kolaborasi, Bluder Cinta bermetamorfosa ke Subang dengan nama Bluder Geulis sesuai dengan khas lokal Subang yang dominan Sunda.