alexametrics
Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Minggu, 26 Juni 2022
home lifestyle muslim detail berita

Tak Kenal Maka Tak Tinggi, Ini Manfaat Vitamin D bagi Tubuh

Fifiyanti Abdurahman Rabu, 08 Juni 2022 - 15:13 WIB
Tak Kenal Maka Tak Tinggi, Ini Manfaat Vitamin D bagi Tubuh
Ilustrasi. Foto: Istimewa
LANGIT7.ID - , Jakarta - Vitamin D merupakan vitamin yang larut dalam lemak dalam keluarga senyawa yang mencakup vitamin D1, D2, dan D3. Vitamin D diproduksi oleh tubuh secara alami ketika terkena sinar matahari. Selain itu, vitamin ini juga bisa didapat dari makanan dan suplemen tertentu untuk memastikan kadar vitamin yang cukup dalam darah.

Melansir dari Healthline, Senin (6/6/2022) vitamin D memiliki beberapa fungsi penting. Bagian terpenting adalah mengatur penyerapan kalsium dan fosfor serta memfasilitasi fungsi sistem kekebalan tubuh yang normal.

Vitamin D sangat penting untuk pertumbuhan dan perkembangan tulang juga gigi. Selain itu juga dapat meningkatkan ketahanan terhadap penyakit tertentu.

Baca juga: Pentingnya Orang Tua Mendongeng Untuk Tumbuh Kembang Anak

Adapun manfaat vitami D bagi tubuh adalah sebagai berikut:

1. Vitamin D dapat melawan penyakit


Selain manfaat utamanya, penelitian menunjukkan bahwa vitamin D juga dapat berperan dalam mengurangi risiko multiple sclerosis (MS). Sebuah tinjauan studi berbasis populasi tahun 2018 menemukan bahwa kadar vitamin D yang rendah dikaitkan dengan peningkatan risiko MS.

Selain itu, ia juga dapat menurunkan kemungkinan penyakit jantung. Kadar vitamin D yang rendah dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit jantung seperti hipertensi, gagal jantung, dan stroke.

Tetapi tidak jelas apakah kekurangan vitamin D berkontribusi terhadap penyakit jantung atau hanya menunjukkan kesehatan yang buruk ketika Anda dalam kondisi kronis.

Selanjutnya, vitamin D dapat mengurangi kemungkinan penyakit parah. Menurut penelitian, vitamin D dapat memperkecil peluang infeksi pada flu parah bahkan Covid-19. Bahkan, belum lama ini ada tinjauan yang menemukan kadar vitamin D yang rendah berkontribusi pada sindrom gangguan pernapasan akut.

Berikutnya, dapat mendukung kesehatan kekebalan tubuh. Orang yang tidak memiliki kadar vitamin D yang cukup mungkin berisiko lebih tinggi terkena infeksi dan penyakit autoimun, seperti rheumatoid arthritis, diabetes tipe 1, dan penyakit radang usus.


2. Vitamin D dapat mengatur suasana hati dan mengurangi depresi


Sebuah penelitian menunjukkan bahwa vitamin D memegang peranan penting dalam mengatur suasana hati dan mengurangi risiko depresi.

Studi lain mengidentifikasi kadar vitamin D yang rendah sebagai faktor risiko untuk gejala fibromyalgia yang lebih parah, kecemasan, dan depresi.

Baca juga: Pentingkah Vitamin C untuk Anak? Ini Kata Dokter Spesialis


3. Membantu menurunkan berat badan


Dalam satu penelitian, orang dengan obesitas yang menerima suplemen vitamin D selain mengikuti rencana diet penurunan berat badan, ia juga kehilangan lebih banyak berat badan dan massa lemak daripada anggota kelompok plasebo, yang hanya mengikuti rencana diet.

Dalam sebuah penelitian lain, orang yang mengonsumsi suplemen kalsium dan vitamin D setiap hari akan kehilangan lebih banyak berat badan daripada subjek yang mengonsumsi suplemen plasebo. Para peneliti mengambil kesimpulan bahwa kalsium dan vitamin D ekstra kemungkinan memiliki efek menekan nafsu makan.

Ada beberapa faktor dapat mempengaruhi kemampuan Anda untuk mendapatkan vitamin D dari sinar matahari, diantaranya; tinggal di daerah dengan polusi tinggi, gunakan tabir surya, menghabiskan sebagian besar waktu di dalam ruangan, tinggal di kota besar di mana bangunan menghalangi sinar matahari dan memiliki kulit yang lebih gelap. Semakin tinggi kadar melanin, semakin sedikit vitamin D yang dapat diserap kulit Anda.

Lalu, apa saja gejala kekurangan vitamin D?

Umumnya gejala yang dialami orang dewasa yang kekurangan vitamin D adalah kelelahan, sakit, dan nyeri. Selain itu juga mengalami kelemahan tulang atau otot yang parah. Kemudian, fraktur stres, terutama di kaki, panggul, dan pinggul.

Baca juga: Kekurangan Vitamin D, Kenali Penyebab dan Gejalanya

Untuk mengetahui atau mendiagnosa kekurangan vitamin D, dokter akan menyarankan untuk melakukan rontgen, memeriksa kekuatan tulang. Saat terdiagnosa kekurangan vitamin D, tenaga medis akan merekomendasikan untuk mengonsumsi suplemen vitamin D.

Namun begitu, Anda tetap harus memastikan untuk mendapatkan vitamin D melalui sinar matahari dan makanan yang dikonsumsi.

(est)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
right-1 (Desktop - langit7.id)
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Minggu 26 Juni 2022
Imsak
04:31
Shubuh
04:41
Dhuhur
11:59
Ashar
15:20
Maghrib
17:52
Isya
19:06
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Baqarah:21 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
يٰٓاَيُّهَا النَّاسُ اعْبُدُوْا رَبَّكُمُ الَّذِيْ خَلَقَكُمْ وَالَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُوْنَۙ
Wahai manusia! Sembahlah Tuhanmu yang telah menciptakan kamu dan orang-orang yang sebelum kamu, agar kamu bertakwa.
QS. Al-Baqarah:21 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan