Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 13 April 2024
home wirausaha syariah detail berita

Cara Umar bin Khattab Atur Perekonomian untuk Kepentingan Umat

mahmuda attar hussein Rabu, 21 September 2022 - 10:00 WIB
Cara Umar bin Khattab Atur Perekonomian untuk Kepentingan Umat
Ilustrasi pertumbuhan ekonomi untuk kepentingan umat Islam. (Foto: Istimewa).
skyscraper (Desktop - langit7.id)
LANGIT7.ID, Jakarta - Umar bin Khattab memiliki cara khusus dalam mengatur perekonomian untuk kepentingan umat. Dia menggunakan sistem kesejahteraan Islam yang diajarkan Nabi SAW.

KH Reza Ahmad Zahid menjelaskan, sahabat Rasul yang terkenal akan keberaniannya ini kerap kali turun ke lapangan selama dia menjadi khalifah. Hal itu dilakukannya demi mengetahui harga barang yang beredar dan menyesuaikan dengan kemampuan umat.

"Sayyidina Umar ketika melihat harga makanan pokok di Madinah, dia langsung turun ke lapangan mengondisikannya dan mencari cara agar masyarakat tetap bisa berusaha," kata dia seperti dilansir NU Online, Rabu (21/9/2022).

Baca Juga: Ketegasan Umar Bin Khattab Copot Pejabat yang Tambah Kaya Saat Menjabat

Gus Reza, sapaan akrabnya, menyebutkan Umar juga selalu memperhatikan kondisi ekonomi pasar di Madinah. Bahkan ketika terdapat harga yang tak sesuai, dia langsung menetapkan penormalan harga bahan pangan melalui model subsidi.

Dengan lantang dan tegas, putra Al-Khattab itu mengingatkan kepada masyarakat untuk tidak semena-mena memainkan harga pasar, kecuali bila dia adalah orang berilmu.

“Barang siapa yang tidak memiliki ilmu dalam berdagang, tidak memiliki ilmu dalam berbisnis maka jangan sekali-kali mengendalikan harga pasar. Begitu kata Sayyidina Umar,” ujarnya.

Untuk itu, putra KH Imam Yahya Mahrus ini mengingatkan agar persoalan ekonomi sudah sepatutnya diserahkan kepada ahlinya.

Apalagi, Islam juga telah menjelaskan soal teori dan praktik dalam ekonomi syariah. Hal itu tercatat dalam Al Quran surat Al Baqarah ayat 282, yakni praktik jual-beli.

“Ketika kalian berinteraksi muamalah, utang-piutang, jual-beli, maka tulislah karena ini merupakan satu praktik ketika kita melakukan ekonomi syariah,” katanya.

Menurutnya, keteladanan Umar menunjukkan bahwa dia memperhatikan pengembangan ekonomi yang difokuskan pada masalah kemiskinan dan memenuhi kebutuhan mendasar bagi umat.

(bal)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 13 April 2024
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:57
Ashar
15:14
Maghrib
17:56
Isya
19:05
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan