Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Rabu, 24 April 2024
home edukasi & pesantren detail berita

Pesantren Masyarakat Merapi-Merbabu, Didirikan Relawan untuk Dakwah Jangka Panjang

Muhajirin Kamis, 27 Oktober 2022 - 17:30 WIB
Pesantren Masyarakat Merapi-Merbabu, Didirikan Relawan untuk Dakwah Jangka Panjang
Pesantren Masyarakat Merapi-Merbabu (Dok PM3)
skyscraper (Desktop - langit7.id)
LANGIT7.ID, Yogyakarta - Bermula dari tanggap darurat erupsi Merapi 2010, Relawan Masjid Indonesia melakukan pembinaan kepada dusun-dusun di lereng Merapi-Merbabu. Ada banyak tantangan dihadapi seperti keterbatasan sumber daya hingga kerawanan akidah.

“Kita Relawan Masjid Indonesia sebagai Lembaga awal kita, kita turun mencari lokasi terdampak erupsi yang belum tercover oleh Lembaga-lembaga kemanusiaan. Waktu itu di lereng selatan sampai lereng timur laut teman-teman dari lembaga kemanusiaan, banyak sudah turun,” kata Ustadz Salim A Fillah di kanal youtube-nya, dikutip Kamis (27/10/2022).

Lembaga kemanusiaan memang sudah banyak yang turun kala itu. Namun, mayoritas mereka fokus di dusun-dusun yang berdekatan dengan lereng gunung. Akhirnya, relawan Masjid Indonesia fokus ke dusun-dusun yang belum terjamah Lembaga kemanusiaan.

Relawan tiba di Kecamatan Sawangan dan Kecamatan Selok. Saat sampai di sana, relawan melihat warna dusun hanya hamparan debu. Abu-abu semua karena tertutup abu vulkanik. Kebun-kebun masyarakat rusak parah, hingga tidak bisa bercocok-tanam hingga enam sampai tujuh bulan ke depan.

Baca Juga: Sejarah Pesantren Langitan, Didirikan Murid Pangeran Diponegoro

Salim A Fillah dan relawan lain lalu membuka donasi serta bakti sosial tiap kali mengadakan pengajian. Dari hasil donasi itu, para relawan berjibaku membuat ragam program untuk membantu masyarakat setempat.

Setelah enam bulan berkiprah, relawan Masjid Indonesia terfikir untuk membangun pesantren. Pesantren itu didirikan demi kesinambungan dakwah di wilayah tersebut. Maka digagaslah Pesantren Masyarakat Merapi Merbabu (PM3).

“Setelah enam bulan, kita bikin pesantren, supaya bisa membina dan mendidik masyarakat di situ. Awalnya ada tanah 300 meter yang boleh dibeli, kita ratakan. tapi belum kepikiran dana membangun pesantren dari mana,” kata Salim A Fillah.

Pesantren itu kini berdiri kokoh di Jalan Magelang-Boyolali KM 30, Dusun Windusajan, Desa Wonolelo, Kec. Sawangan, Kab.Magelang, Jawa Tengah. Pesantren ini merupakan persemaian kecil untuk cita-cita besar yakni melahirkan dai-dai tangguh yang siap diterjunkan berdakwah membawa cahaya Islam ke seluruh pelosok Nusantara.

Baca Juga: Pesantren Ini Ajarkan Bahasa Mandarin hingga Kirim Santri Kuliah ke Cina


Awal mula mendirikan pesantren tidaklah mudah. Banyak rintangan yang dihadapi. Salah satunya perkara biaya. Para relawan itu tidak mengantongi dana ratusan juga untuk pembangunan. Itu tentu menjadi tantangan tersendiri dalam proses pendirian pesantren.

“Abah Fani (salah satu pendiri) ngomong, Allah Maha Kaya, pasti Allah cukupkan. Tiba-tiba datang kawan lama yang empat tahun tidak ketemu, dia bilang katanya mau bikin pesantren yak, dia membawa 2,4 M dari Yayasan Satu untuk Negeri dari pemirsa TvOne. Jadilah bangunan pertama aula sama asrama putra,” kata Salim A Fillah.

Diterpa Isu Miring

Awal-awal pendirian banyak isu miring yang disebarkan orang tak bertanggung jawab. Pesantren itu diisukan sebagai sarang teroris, radikalisme, hingga aliran celana cingkrang. Namun, pihak pesantren menepis isu itu dengan cara elegan.

“Kita bikin tabligh akbar, mendatangkan mubaligh dari anggota kepolisian, pakai seragam polisi dikawal patwal, ngisi pengajian. Kan sama warga langsung berbalik opininya. Ternyata sama polisi biasa saja, berarti bukan teroris,” kata Salim A Fillah.

Baca Juga: Selain Ilmu Agama, 4 Pesantren Ini Ajarkan Santri Keahlian Agribisnis

Selain itu, PM3 juga mengadakan turnamen bola voli. Banyak doorprize yang disediakan seperti kulkas, kipas angin, hingga motor. Hadiah yang disediakan pun besar. Itu mengundang animo masyarakat untuk berpartisipasi. Hingga ada 30 klub dari masing-masing dusun.

“Merangkul masyarakat terus. Makanya Namanya pesantren masyarakat, sehingga santri sudah ditempatkan di sini, kita minta belajar bahasa Jawa meski berasal dari luar Jawa. Minimal saat tugas di masjid-masjid bisa terjemahkan Riyadhus Shalihin Bahasa Jawa. Supaya mereka punya jiwa dengan masyarakat,” ucap Salim A Fillah.

Tak hanya itu, PM3 juga menggagas program pemberdayaan ekonomi umat. Masyarakat sekitar terjebak rentenir saat bertani. Mereka mengambil benih hingga pupuk ke rentenir. Akhirnya, saat panen hanya rentenir itu yang diuntungkan.

“Alhamdulillah sekarang kita punya nasabah di tujuh dusun, sekitar 350 nasabah dengan dan bergulir. Sebenarnya tidak berat. Modal mereka untuk mengawali kebun sayur paling Rp1 juta. Tetapi, pesantren menawarkan pinjaman tanpa riba, akhirnya mereka kaget karena pesantren baik sekali dengan kita,” ujar Salim A Fillah.

Baca Juga: KH Said Aqil Siradj: Pesantren Harus Melek Digital untuk Bentengi Moral Bangsa

PM3 juga membuat banyak program-program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Seperti kurban dan buka bersama saat Ramadhan. Setiap hari ada acara buka bersama di setiap dusun. Acara-acara seperti itu yang membuat masyarakat merasa dekat dengan pesantren.

Metode dan Jenjang Pendidikan

PM3 memiliki program pembelajaran sama dengan pesantren-pesantren pada umumnya. Program enam tahun 6 untuk laki-laki pasca SD/MI ini akan dibersamai asatidz Alumni Universitas Timur-tengah dan Indonesia, Praktisi Dakwah dan Wirausahawan yang sukses dibidangnya.

Selain menghafal Al-Qur’an, santri akan mendapatkan pelajaran:

1. Tauhid/Aqidah : ushul tsalatsah, aqidah wasithiyah, qowaidul mutslaa, dll

2. Fiqih : safinatun najah, matan abi syuja’, dll.

3. Al Qur’an : tafsir: , tajwid : tufatul athfal, ulumul qur’an, dll

4. Sirah Nabawiyah

5. Hadits : arbain, umdatul ahkam, bulughul marom, dll

6. Akhlak : Ta’limul Muta’alim, Hilyatul Tholibil Ilmi, dll

7. Bahasa Arab : Durusullughoh I, amtsilah tashrifiyah, Al jurumiyah, dll

8. Dakwah : Fiqh Dakwah, Problematika Dakwah, Strategi Dakwah, dll

9. Maupun materi Diniyah lainnya.

Untuk pelajaran Umum akan mendapat materi Pelajaran Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Matematika.

Baca Juga: Meski Diajarkan Berbisnis, Santri Tetap Harus Fokus Menimba Ilmu

Pelajaran Kewirausahaan akan dibagi menjadi beberapa bagian, yakni:

1. Materi Dasar Wirausahawan Muslim (Akhlak Wirausahawan, Syariah Muamalah, berpikir kreatif, memulai usaha, menentukan jenis usaha, penjualan dan pemasaran, pemanfaatan internet dan sosial media, teknik presentasi dan negosiasi, pengelolaan keuangan)

2. Pengembangan Mental Wirausahawan (Mental dan karakter Wirausahawan Muslim, Spirit Dagang Rasulullah, Sukses Dunia Akhirat, Wirausaha untuk Berjuang)

3. Studi Lapangan dan Diskusi (kunjungan ke pelaku usaha sukses)

4. Magang Wirausaha (belajar dan praktek langsung dengan pelaku usaha sukses dalam waktu lama sesuai passion santri)

5. Perencanaan Usaha (merencanakan usaha baik kelompok ataupun tiap santri, yang nantinya akan dipraktekkan)

6. Praktek Usaha (mempraktekkan usaha yg telah direncanakan dan ada pendampingan dari mentor pelaku usahanya)

Untuk kegiatan ekstrakurikuler ada Santri Bina Desa, Relawan Masjid, memanah, Pecinta Alam, berenang, futsal, Beladiri, Pelatihan Public Speaking, dan seminar-seminar keterampilan lain.

PM3 juga membuka Pendaftaran Mahasantri Pesantren Masyarakat Merapi Merbabu (Pasca SMA sederajat) untuk Program Kaderisasi Dai dan Imam Masjid dan Program Kaderisasi Daiyah dan Wanita Shalihah.

(jqf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Rabu 24 April 2024
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:54
Ashar
15:14
Maghrib
17:52
Isya
19:02
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ اِنَّ الْمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَاِنَّهٗ مُلٰقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ اِلٰى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan