alexametrics
Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 26 November 2022
home global news detail berita

Dahlan Iskan Kritik Narasi Partai Gelora Bawa Indonesia 5 Besar Dunia

Muhajirin Kamis, 24 November 2022 - 17:30 WIB
Dahlan Iskan Kritik Narasi Partai Gelora Bawa Indonesia 5 Besar Dunia
Dahlan Iskan (foto: Antara)
LANGIT7.ID, Jakarta - Mantan Menteri BUMN, Dahlan Iskan, mengkritik narasi yang sering disampaikan Partai Gelora yang hendak membawa Indonesia jadi negara nomor 5 terbesar di dunia dalam aspek ekonomi. Menurutnya, pernyataan itu hanya narasi untuk menarik simpati yang belum disertai desain jelas untuk mencapai target besar tersebut.

“Agenda ke depan ini kan Indonesia diharapkan menjadi negara nomor 5 terbesar di dunia. Berarti, di bawah Jerman di atas Inggris dan Prancis. Apakah itu mungkin dalam waktu lima tahun atau 10 tahun? Dalam statistik, kalau mau mengukur 10 tahun yang akan datang, berarti kita harus melihat 10 tahun yang lalu,” kata Dahlan Iskan dalam webinar yang digelar Gelora TV, Rabu sore (23/11/2022).

Dahlan Iskan memberikan analisis ekonomi jika memang Indonesia ingin mencapai target 5 besar di dunia. Dia mencontohkan sektor Pendapatan Perkapita Indonesia selama delapan tahun terakhir. Dalam kurun waktu tersebut, pendapatan per kapita Indonesia cenderung stagnan di angka US$4.500.

Baca Juga: Partai Gelora Targetkan Lolos Parliamentary Threshold pada Pemilu 2024

Pada 2021, data CEIC menyebutkan Indonesia memiliki pendapatan per kapita sebesar US$4.349,17. Jumlah itu itu meningkat dibandingkan 2020 sebesar US$3.927,33.

Untuk mencapai 5 besar, tentu Indonesia harus dibandingkan dengan negara-negara besar seperti Jerman yang berada di urutan keempat saat ini. Pendapatan per kapita Jerman sudah mencapai US$42.000. Prancis sekitar US$40.000.

“Sehingga, apakah mungkin dari sekitar $4.500 menjadi $35.000? Rasanya mencapai itu juga terlalu mengada-ada, menurut pendapat saya, kalau kita membicarakan nomor lima itu,” kata Dahlan Iskan.

Perlu Desain Serius Capai Target 5 Besar

Kendati begitu, Dahlan Iskan menilai target tersebut bisa dicapai, meskipun memerlukan kerja keras. Negara bisa didesain untuk target-target besar semacam itu. Misalnya, target 5 besar itu ditarget tercapai pada 2030 nanti.

Baca Juga: Apresiasi Sistem Pemilihan Muhammadiyah, Dahlan: Adopsi ke Politik Nasional

“Pada 2030, pendapatan per kapita di target $12.000 dari sekitar US$4.500. Berarti tiap tahun harus naik sekian kali lipat, apakah mungkin? Mungkin saja. Tetapi, itu belum bisa mencapai nomor lima di dunia. Tapi sudah luar biasa besar. Kalau pendapatan per kapita kita bisa US$10.000 saja,” ujarnya.

Lalu, apakah bisa pendapatan per kapita bisa naik dari US$4.500 ke US$10.000 atau US$12.000 sampai 2030 nanti?

Target itu bisa dicapai dengan desain ekonomi super maksimal. Misal, pada 2030 ditargetkan pendapatan per kapita US$10.000, maka langkah-langkah harus ditentukan sampai 2030 nanti. Desain paling masuk akal harus disiapkan, bukan sekadar narasi politik untuk mendapatkan suara pemilu.

Baca Juga: Faisal Basri: Ekonomi Islam, Alternatif bagi Kehancuran Ekonomi Global

Setelah ada desain masuk akal, maka perlu diproyeksikan dengan negara-negara maju seperti Jerman saat ini yang menempati urutan keempat negara terbesar di dunia secara perekonomian. Harus dilihat apakah kemajuan Indonesia lebih cepat atau malah lebih lambat dari Jerman.

“Apakah kemajuan Indonesia lebih cepat atau lebih lambat dibanding kemajuan negara lain? Kalau lebih cepat, berarti semakin dominan. Kalau lebih lambat dibanding perkembangan mereka, berarti kita semakin ketinggalan,” ucap Dahlan Iskan.

(jqf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
right-1 (Desktop - langit7.id)
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 26 November 2022
Imsak
03:56
Shubuh
04:06
Dhuhur
11:43
Ashar
15:07
Maghrib
17:56
Isya
19:10
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan