alexametrics
Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Selasa, 07 Februari 2023
home global news detail berita

Penyintas di Cianjur Trauma Gempa Susulan, Berdesakan di Tenda Pengungsian

Muhajirin Sabtu, 26 November 2022 - 15:04 WIB
Penyintas di Cianjur Trauma Gempa Susulan, Berdesakan di Tenda Pengungsian
Relawan AQL Peduli menghibur para pengungsi (Dok AQL Peduli)
LANGIT7.ID, Cianjur - Trauma penyintas gempa bumi Cianjur, Jawa Barat belum pulih. Hingga lima hari di tenda pengungsian, gempa susulan dengan magnitudo lebih kecil terjadi setiap hari.

“Penyintas itu masih trauma, setiap hari ada gempa susulan,” kata Koordinator Relawan AQL Peduli, Rangga Irawan Saputra, saat dihubungi Langit7.id, Sabtu (26/11/2022).

Saat gempa susulan terjadi, tenda-tenda pengungsian pun seketika heboh. Meski magnitudo kecil, namun tetap saja menakutkan bagi penyintas yang memiliki trauma guncangan M5,6 pada Senin (21/11/2022) lalu.

Baca Juga: Korban Meninggal Akibat Gempa Cianjur Bertambah Capai 310 Jiwa

Seperti pada Sabtu dini hari tadi. Gempa bumi susulan berkekuatan magnitudo 2,8 kembali mengguncang. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat, gempa susulan mengguncang sekira pukul 02.22 WIB. Gempa itu berpusat di darat 3 km barat daya Cianjur dengan kedalaman 8 km.

“Kalau gempa, penyintas pasti trauma, keluar tenda, menyelamatkan anak-anaknya,” tutur Rangga.

Longsor di beberapa titik turut menjadi masalah utama. Akses jalan terhenti. Itu yang membuat rumah-rumah warga belum dibersihkan dari puing-puing reruntuhan hingga kini. Pemerintah maupun BNPB masih fokus menangani longsor.

Lima hari di tenda seadanya bukan waktu sebentar. “Bosan mereka. Takut ada gempa susulan. Apalagi, satu tenda dihuni sampai 12 KK, 25 KK, paling sedikit 5 KK,” kata Rangga.

Baca Juga: Dampak Gempa Cianjur Sangat Parah Sebab Episentrum Dekat Pemukiman Warga

Rangga menyebut sesekali ada beberapa penyintas menengok keadaan rumah mereka pada siang hari saja. Sementara pada malam hari mereka tidak berani.

“Yang pulang, ngambil barang berharga di rumah, tapi belum berani tinggal. Karena tiap hari pasti ada gempa susulan. Biasa dua kali sehari, gempa susulan,” ungkap Rangga.

Kondisi di tenda pengungsian lebih memprihatinkan lagi. 12 Kepala Keluarga (KK) dalam satu tenda. Ruwet dan sempit tidak bisa dibayangkan. Ada lansia, wanita, dan anak-anak tidur dalam wadah yang sempit. Meski berbalut selimut, angin malam kerap menusuk di tengah kekuatan gempa susulan.

Baca Juga: Pakar Gempa: Upaya Mitigasi Harus Dimulai dari Sekolah

Lembaga kemanusiaan sudah banyak terjun ke lokasi. Meski begitu, relawan merasa sulit lantaran banyak korban memisahkan diri dari pusat pengungsian. Padahal, kondisi mereka tak bisa dibilang baik. Mereka serba kekurangan. Bertahan dengan persediaan seadanya sambil menunggu keandaa Cianjur benar-benar kondusif.

“Ada yang buat tenda di pinggir sawah, akses susah ke sana. Kendaraan tidak bisa masuk. Masih banyak membutuhkan, bayi. Kekurangan kebutuhan pokok. Banyak posko terpencil yang belum terlihat relawan, belum tersentuh,” pungkas Rangga.

(jqf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
right-1 (Desktop - langit7.id)
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Selasa 07 Februari 2023
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
12:10
Ashar
15:27
Maghrib
18:20
Isya
19:32
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan