LANGIT7.ID, Jakarta - Manusia akan
meninggal dunia sesuai dengan kebiasaannya. Kaum muslimin dianjurkan merutinkan dan memperbanyak ibadah, sehingga berpotensi
husnul khatimah.
"Kata Nabi Muhammad SAW, kalau ada orang terbiasa dengan satu perbuatan, maka Allah akan tutup hidupnya dengan perbuatan itu," kata
Ustadz Khalid Basalamah dikanal YouTubenya, dikutip Kamis (1/12/2022).
Dia menyebut, tidak semua orang meninggal dengan fisik yang rusak dimasukkan dalam golongan su'ul khatimah, begitu juga sebaliknya.
Baca Juga: Impian Setiap Muslim, Ini Keistimewaan Meninggal Husnul Khatimah"Lihat paman Nabi SAW, Hamzah yang dimutilasi tapi dia syahid syuhada. Sementara beberapa tokoh Quraisy ditemukan mati dalam keadaan mulus, padahal mereka ahli neraka," katanya.
Dai sekaligus pebisnis ini mengingatkan agar kaum muslimin bisa membiasakan untuk memperbanyak ibadah, sehingga dapat diwafatkan dalam keadaan baik oleh Allah Ta'ala.
Dalam sebuah hadis, Nabi SAW bersabda: "Setiap orang akan dibangkitkan sesuai kematiannya." (HR. Muslim).
Maksud dari hadis ini melansir
at-Taisir Bi Syarhi al-Jami’ ash-Shaghir: 2/859, manusia mati karena sesuai dengan kebiasaannya dan dibangkitkan sesuai itu (kebiasaannya).
"Kalau ada orang biasa mengisi taklim, dia akan diwafatkan dalam taklimnya, orang yang biasa salat maka akan diwafatkan dalam kondisi salat. Begitu juga dengan orang yang rajin bersedekah," jelasnya.
Kegiatan baik dan berpahala di sisi Allah itulah yang akan menjadi penutup amal dan hidup seseorang. Sebaliknya, orang yang biasa bermaksiat akan ditutup hidupnya oleh Allah dalam keadaan tersebut.
(bal)