LANGIT7.ID, Jakarta - Hukum membacakan
Surat Yasin untuk orang
sakaratul maut merupakan sunnah Rasulullah SAW. Umat Islam bisa mengamalkan ini selain berusaha mentalqinnya.
Ustadz Abdurrahman Zahier mengatakan, memang ada dalil yang menganjurkan seorang muslim membacakan Surat Yasin kepada orang yang akan
meninggal dunia.
"Jumhur ulama seperti Hanafi, Syafii, Hanbali juga menyatakan hukumnya sunnah. Begitu pula Ibnu Taimiyyah dalam Majmu Fatwanya," kata Ustadz Abdurrahman dalam kajian singkatnya menjawab pertanyaan jamaah dikutip
Langit7, Selasa (13/12/2022).
Hal itu sesuai dengan sabda Rasulullah SAW: "Bacakanlah surat Yasin pada orang yang hampir mati di antara kalian." (HR Abu Daud, Ibnu Majah, dan An-Nasa'i).
Baca Juga: Ini Hukum Pasang Foto Orang Meninggal di Buku YasinSementara bagi anak kecil dan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) atau mereka yang tidak mukallaf, tidak disunnahkan untuk ditalqin ketika sakaratul maut. Namun, tetap disunnahkan membaca ayat Al-Qur'an di samping mereka.
"Membaca yasin untuk orang sakaratul maut memang ada dalil dari hadis Rasulullah. Adapun pembacaan khusus surat Yasin kepada mayyit, kami
belum menemukan dalil khususnya. Wallahu 'alam," tambah dia.
Sementara itu, dalam Ustadz Abdullah Roy dalam 'Tanya Jawab Agama Islam' yang dimuat laman Konsultasi Syariah menyebut, ada empat adab menghadapi orang yang mendekati sakaratul maut.
Pertama, keluarga mengingatkan agar orang tersebut memperbanyak taubat, istighfar, bersabar, menerima takdir, dan berbaik sangka kepada Allah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
"Janganlah salah seorang diantara kalian meninggal kecuali berbaik sangka kepada Allah." (HR. Muslim, dari Jabir bin Abdillah Al-Anshary)
Kedua, mengingatkan agar berwasiat. Sebab tak menutup kemungkinan orang tersebut memiliki urusan atau utang piutang yang belum selesai.
Lalu ketiga, keluarga harus selalu menjaga dan mendampinginya, sehingga bisa mentalqin orang tersebut. Rasulullah bersabda: "Talqinlah (tuntunlah) orang yang mau meninggal (untuk mengucapkan) Laa ilaaha illallah." (HR. Muslim, dari Abu Sa’id Al-Khudry)
Terakhir yang keempat, banyak mendoakan agar orang tersebut husnul khathimah khususnya ketika sakaratul maut dan tidak mengucapkan pada saat itu kecuali ucapan yang baik.
Nabi SAW bersabda: "Apabila kalian menghadiri orang yang sakit atau orang yang mau meninggal maka ucapkanlah ucapan yang baik, karena sesungguhnya malaikat mengaminkan apa yang kalian ucapkan." (HR. Muslim, dari Ummu Salamah)
(bal)