Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Kamis, 22 Februari 2024
home masjid detail berita

Konsep Rezeki Menurut Islam: Bukan Kepemilikan, tapi Pemberian Allah SWT

Muhajirin Selasa, 14 Maret 2023 - 04:00 WIB
Konsep Rezeki Menurut Islam: Bukan Kepemilikan, tapi Pemberian Allah SWT
Ilustrasi. (Foto: Langit7.id/iStock)
LANGIT7.ID, Jakarta - Rezeki berasal dari bahasa Arab 'Razaqa', yang berarti pemberian atau anugerah dari Allah SWT. Namun, masih banyak orang salah memahami konsep rezeki dalam Islam.

Pakar Ekonomi Islam, Ustaz Dwi Condro Triono mengatakan, rezeki bukanlah kepemilikan atau tidak sama dengan kepemilikan. Rezeki merupakan anugerah yang harus dipahami sebagai pemberian dari Allah SWT.

Rezeki bisa didapatkan dua jalan, yakni dengan cara halal dan haram. Namun, usaha yang halal mendatangkan rezeki yang halal pula. Sedangkan, usaha yang haram hanya akan mendatangkan rezeki yang haram pula.

Baca Juga: Wajib Tahu, Ini Ciri-ciri Rezeki Penuh Berkah

"Sebab datangnya rezeki itu dari Allah, itu al asbab, sebab yang pasti. Berarti sudah disiapkan oleh Allah di atas, kemudian sebelum turun ke bawah, untuk bisa turun harus bisa ketemu dengan kondisi keadaan yang bisa diupayakan oleh manusia," kata Ustaz Dwi Condro dikutip dari kanal YouTube-nya, Senin (13/3/2023).

Menurut Ustaz Dwi, rezeki yang sudah di tangan manusia bisa disebut sebagai hak milik, baik didapat dengan cara halal maupun haram. Namun, manusia tidak bisa memastikan sepenuhnya besar kecil rezeki yang akan didapatkan.

"Pokoknya kalau sudah di tangan kita itu baru disebut rezeki. Baik itu dengan cara yang halal maupun dengan cara yang haram, pokoknya kalau sudah di tangan kita itu baru," ujar Ustaz Dwi Condro.

Baca Juga: Bukti Allah Maha Pengampun: Digugurkannya Dosa Ketika Tobat Meski Baru Niat

Ustaz Dwi menambahkan, pandangan yang harus diambil terkait rezeki adalah mengikuti dua lingkaran, yakni lingkaran yang menguasai manusia dan lingkaran yang dikuasai manusia.

Lingkaran yang menguasai manusia adalah sebab datangnya rezeki dari Allah SWT. Sedangkan lingkaran yang dikuasai manusia adalah hal-hal yang bisa diupayakan manusia untuk mendatangkan rezeki.

"Maka itu, penting bekerja dan berusaha dengan cara yang halal. Karena hal itu merupakan kewajiban bagi manusia dalam mencari rezeki," tutur Ustaz Dwi Condro.

Baca Juga:

Infak, Amalan Ringan dengan Keutamaan Besar

Baca Doa Ini Sebelum Bekerja agar Dibukakan Pintu Rezeki


(gar)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Kamis 22 Februari 2024
Imsak
04:32
Shubuh
04:42
Dhuhur
12:10
Ashar
15:18
Maghrib
18:17
Isya
19:27
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ
Katakanlah (Muhammad), “Dialah Allah, Yang Maha Esa.
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan