Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Rabu, 21 Februari 2024
home edukasi & pesantren detail berita

Memaknai Keberkahan Ramadhan-19

Imam Shamsi Ali Jum'at, 14 April 2023 - 07:00 WIB
Memaknai Keberkahan Ramadhan-19
Presiden Nusantara Foundation, Imam Shamsi Ali.Foto/ist
LANGIT7.ID-, Manhattan City- - Manusia itu makhluk Allah yang misterius. Salah seorang seorang penulis terkemuka, Alexis Carrel, menyebut manusia sebagai “the unknown” (makhluk yang tidak diketahui). Buku yang pernah jadi the best selling di tahun 1935 itu membentangkan secara komprehensif apa yang diketahui dan tidak diketahui tentang manusia dan kehidupannya.

Ragam misteri tentang manusia dan kehidupannya tidak akan terjawab bahkan oleh dirinya sendiri. Pertanyaan-pertanyaan mendasar sekalipun manusia seringkali gagal meresponnya jika bersandar pada dirinya sendiri.

Ada dua hal mendasar kenapa manusia gagal mengenal diri dan menjawab berbagai pertanyaan-pertanyaan mendasar dalam hidupnya.

Pertama, karena walaupun manusia memilki potensi besar untuk tahu namun manusia sangat terbatas. Dan karenanya cerita tentang “Allah mengajarkan Adam nama-nama” menggambarkan di satu sisi potensi manusia untuk tahu. Namun di sisi lain juga menggambarkan ketidak tahuan tanpa diajarkan “allama Aadama”.

Baca juga:Memaknai Keberkahan Ramadan-12

Kedua, karena realita dunia yang memang deras dan penuh tipu daya. Manusia tanpa pegangan samawi (heavenly guidance) rentang menjadi korban dunia dengan segala tipu dayanya. Dan tipu daya dunia ini dari masa ke masa semakin dahsyat.

Karena realita tersebut di atas Allah Yang Maha mengetahui dan Kasih Sayang mengutus hamba-hamba istimewaNya (pilihan) untuk mengingatkan manusia. Rujukan atau referensi peringatan itu terangkum dalam Kitab SuciNya. Muhammad adalah Utusan terakhir (khatamun nabiyyin). Dan Kitab Suci yang merangkum petunjuk Ilahi yang diberikan kepada Muhammad SAW bernama Al-Quran. Kitab suci yang merangkum semuanya untuk semua manusia di semua zaman.

Di sinilah bentuk keberkahan terbesar Ramadan. Bulan di mana Al-Qur’an, petunjuk hidup yang sempurna untuk seluruh manusia dan zaman diturunkan. Petunjuk yang sangat mendesak (crucially urgent) untuk memastikan manusia tetap berada di jalan yang benar. Yaitu jalan kefitrahan dan kemanusiaannya yang hakiki.

Kita harus akui bahwa dalam dunia yang disebut dunia modern saat ini, salah satu ancaman terbesar yang dihadapi manusia adalah ketidak pastian (uncertainty). Ketidak pastian sejatinya memang itulah tabiat kehidupan. Segala yang belum nyata dalam hidup ini masuk Dalam kategori “uncertainty”. Dan karenanya Allah mengingatkan: “dan seseorang tidak tahu apa yang akan dilakukan di esok harinya”.

Ketidak menentuan ini menjadikan manusia mengalami kebingungan (confusion) dalam hidupnya. Bingun akan asal usul (dari mana), bingun akan masa kini (untuk apa dan bagaimana menjalani hidupnya, dan bingun akan masa depan (ke mana arah hidupnya).

Situasi seperti itulah sesungguhnya yang disebut dalam bahasa agama dengan “dholaalah”. Berbagai penyelewengan dan dosa-dosa, bahkan kerusakan yang manusia lakukan adalah akibat dari kebingungan itu. Manusia mengalami kesesatan yang sangat akibat kelemahan dirinya dan dahsyatnya tipu daya kehidupan dunia. Dan lebih runyam lagi ketika kesesatan ini mendapat justifikasi-justifikasi slogan keilmuan dan kemajuan.

Persis untuk tujuan inilah Al-Quran diturunkan. Untuk membawa manusia kembali ke jalan kehidupan yang jelas. Kehidupan yang memiliki arah yang jelas. Dari mana, di mana dan ke mana. Petunjuk itulah esensi Al-Quran (hudan linnas) yang jelas dan tegas (bayyinaat) dan meluruskan kebingungan tadi sehingga jelas mana yang benar dan salah atau mana manfaat dan mudhorat (furqan).

Sungguh bulan Ramadan menjadi bulan yang penuh keberkahan dan hidayah. Dengan Al-Quran kehidupan manusia tersinari (nuur) di tengah gelapnya dan dahsyatnya gelombang kehidupan yang tidak menentu.

Selamat memasuki malam-malam penuh kemuliaan. Semoga Allah karuniakan kita laelatul Qadar. Amin!

Manhattan City, 12 April 2023

* Presiden Nusantara Foundation

(ori)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Rabu 21 Februari 2024
Imsak
04:32
Shubuh
04:42
Dhuhur
12:10
Ashar
15:19
Maghrib
18:18
Isya
19:27
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سَبَّحَ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah. Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan