Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Rabu, 24 April 2024
home sosok muslim detail berita

Halal Food di Jepang

tim langit 7 Sabtu, 15 April 2023 - 16:48 WIB
Halal Food di Jepang
KH Cholil Nafis saat di restoran Yakinikukaeseki Tomoji di gedung Hibiya Fort Tower, Jepang.Foto/ist
skyscraper (Desktop - langit7.id)
LANGIT7.ID-, Tokyo- - Akhir Ramadhan ini saya mendapat undangan ke Tokyo Jepang. Saya sengaja tetap berpuasa meskipun mendapat keringanan (rukhshah) untuk tidak berpuasa. Saya minta teman carikan restoran daging Jepang yang mendapat sertifikat halal. Walhamdulillah saya diajak ke restoran Yakinikukaeseki Tomoji di gedung Hibiya Fort Tower.

Di Restoran yang baru buka 1 Maret 2023 ini saya mencoba A5 Premium Wagyu Platter, karena memungkinkan untuk menikmati berbagai potongan daging sapi wagyu dan steak sirloin berkualitas berbeda serta halal.

Gedung yang beralamat di Nishishinbashi, Minato Tokyo adalah kawasana elit. Masakan khas bersertifikat halal di gedung megah menunjukkan gejala bisnis makanan halal di Jepang diterima oleh masyarakat kelas menengah dan berkembang pesat.

Sejak tahun 2010-an, Jepang sebagai negara non muslim menyadari bahwa akhir-akhir ini wisatawan muslim meningkat dan mereka memiliki beberapa keistimewaan antara lain dalam makanan; oleh sebab itu untuk menyambut tamunya, orang Jepang melakukan omotenashi atau keramah-tamahan dengan cara mulai menyediakan makanan halal bagi wisatawan muslim. Omotenashi yang diberikan kepada semua tamu yang datang ke Jepang memberikan pengaruh yang besar dalam meningkatkan makanan halal bagi wisatawan muslim.

Baca juga:Masjid Darurat Khatib, Kaderisasi Perlu Ditingkatkan

Selain itu juga kini penduduk negara Jepang sudah banyak yang beragama Islam. Meskipun tidak ada data yang pasti, disebutkan bahwa 1 sampai 1.5 juta Muslim mengunjungi Jepang setiap tahunnya, dan 100~200 ribu Muslim tinggal di Jepang. Hal ini terjadi karena adanya imigran muslim pada tahun 2012/2013.

Sampai saat ini, sudah terbangun 105 masjid di negara Jepang. Masyarakat di negari Matahari Terbit itu juga menganggap bahwa halal itu sehat. Jadi, halal di Jepang sudah bukan alasan agama, namun lifestyle. Masyarakat Jepang sangat concern pada apapun yang dikonsumsi oleh mereka.

Industri makanan halal telah menjadi tren, bukan untuk wisatawan muslim, tetapi juga non-muslim. Pasalnya pangan halal dianggap sebagai simbol kebersihan.

Sejak 2013, jumlah restoran halal melonjak dari yang awalnya hanya empat restoran dan pada tahun 2020 menjadi 180 restoran, termasuk perusahaan santapan yang menyajikan hidangan tradisional Jepang. Pada tahun 2014, Kanda University of International Studies membuka kafetaria Shokujin, yang disertifikasi oleh Nippon Asia Halal Association. Rantai populer Curry House CoCo Ichibanya juga membuka cabang Akihabara halal pada tahun 2017.

Daging sapi wagyu Jepang, yang telah menjadi hits di dunia Arab karena rasanya yang kaya dan kelembutan, juga disajikan halal di negara asalnya. Halal Wagyu Yakiniku Panga di bangsal Taito Tokyo bercabang dari perusahaan yang sudah mapan untuk mengakomodasi konsumen halal.

Di Jepang, sertifikat halal standar Majelis Ulama Indonesia (MUI) sudah diterima. Jadi, jika para pelaku UMKM sudah mendapatkan sertifikat halal dari MUI, maka sangat mudah masuk ke pasar Jepang.

Produk mamin [makanan dan minuman] halal Indonesia akan tidak hanya menyasar 200.000 imigran muslim di Jepang. Sebab kata importir Indonesia di Jepang, kenaikan impor produk pangan asal RI secara keseluruhan melonjak 140%—200% selama pandemi Covid-19. Produk halal Indonesia memiliki kontribusi sekitar 2% dari seluruh impor Jepang dari RI.

Melihat tren makanan halal yang semakin diminati di Jepang karena banyaknya imigran yang datang dari negara Islam di dunia ke sana tak terkecuali dari imigran Indonesia, menjadikan peluang besar ekspor makanan halal dari Indonesia ke Jepang

Adapun, hal yang diperlukan Indonesia untuk meningkatkan ekspor produk halal ke pasar Jepang adalah akses informasi pasar, dan compliance dengan regulasi terkait industri mamin di Negeri Sakura.

Sebagaimana diketahui, ekspor mamin Indonesia ke Jepang pada 2019 tercatat mencapai US$350 juta dan turun menjadi US$327 juta pada 2020. Sementara itu, pada Januari–Mei 2020, ekspor mamin ke Jepang mencapai US$131 juta. Tahun ini turun menjadi 9,8 persen menjadi US$119 juta.

Secara global, industri makanan halal Indonesia menduduki posisi 4 di bawah Malaysia, Singapura, dan Uni Emirat Arab. Aneh lagi, Indonesia masuk ke dalam top 5 halal food consumer, bukan sebagai top 5 exporting country for halal food.

(ori)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Rabu 24 April 2024
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:54
Ashar
15:14
Maghrib
17:52
Isya
19:02
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سَبَّحَ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah. Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan