Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Kamis, 22 Februari 2024
home global news detail berita

Inilah Sosok NU Tulen yang Layak Menjadi Cawapres

tim langit 7 Jum'at, 05 Mei 2023 - 06:00 WIB
Inilah Sosok NU Tulen yang Layak Menjadi Cawapres
Lambang NU.
LANGIT7.ID-, Jakarta- - Sejumlah tokoh Nahdlatul Ulama (NU) dinilai layak untuk diusulkan menjadi calon wakil presiden (cawapres). Ada Khofifah Indar Parawansa (Gubernur Jatim), Muhaimin Iskandar (Ketua Umum PKB), Ali Masykur Musa (Ketua Umum ISNU).

Nama lainnya, Mahfud MD (Menko Polhukam), Yenny Wachid (putri Gus Dur), KH Said Agil Siradj (mantan Ketua PBNU) dan Syaifullah Yusuf (Sekjen PBNU). KH Cholil Nafis (MUI).

Pengamat politik Universitas Airlangga (Unair) Prof Kacung Maridjan mengungkapkan, proses pemilihan presiden dan wakil presiden masih panjang, tahun depan.

Kendati demikian, saat ini sudah banyak tokoh yang muncul, bahkan sudah dideklarasikan sebagai calon presiden (capres) oleh partai politik atau gabungan partai politik. Sebut saja Anis Baswedan (Nasdem) dan Ganjar Pranowo (PDIP). Ada juga Prabowo Subianto (Gerindra).

"Soal wapres, bisa jadi ada juga orang NU. Ini masih mempertimbangkan. Misalnya ada Bu Khofifah, Muhaimin, Ini masih berlanjut, panjang," katanya.

Dia juga menyebut nama-nama lain seperti Ali Masykur Musa, Mahfud MD, Yenny Wahid, Said Aqil Siradj, Syaifullah Yusuf. "Ya bisa saja nama-nama itu," katanya.

Nama-nama tersebut dimunculkan karena elektabilitasnya, kemampuannya, popularitasnya, punya massa, dan ketokohannya. "Semuanya akan jadi pertimbangan, termasuk negosiasi. Karena selain PDIP, partai politik gak bisa sendiri (mencalonkan). Harus kompromi, koalisi," bebernya.

Harus diingat, kata Kacung, dalam Pilpres ini domainnya partai politik yang bisa mencalonkan. Otoritas untuk mencalonkan. "Kalau ada organisasi yang mengusulkan, ya itu hanya aspirasi," terangnya.

Baca juga:Nihil Kader NU di Pilpres 2024, Nusa Bangsa Gelisah

Aspirasi Nusa Bangsa
Komunitas Nusa Bangsa (Nahdlatul Ulama Bersuara untuk Bangsa), Kamis (4/5/23) mendatangi kantor PWNU Jawa Timur menyoal nihilnya kader NU dalam kacah politik Pilpres 2024. Mereka membawa poster bertuliskan "Dibutuhkan Kader Asli, Bukan Naturalisasi’.

Koordinator aksi, Khalilurahman R Abdullah Sahlawy, mengatakan, aksi ini dilakukan karena ada tidak ada kader NU yang dicalonkan pada Pilpres 2024 mendatang.

Menurutnya, bangsa ini dibangun dari dua kekuatan besar, yakni kaum nasionalis dan nahdliyin. Karena itu, bila capres dari kalangan nasionalis, maka sepatutnya wapresnya dari kalangan nahdliyin.

“Kalau kita melihat konstelasi politik saat ini, belum ada kader NU yang di-plot sebagai capres ataupun cawapres. Padahal meluber kader NU yang mumpuni dan jelas proses kaderisasinya,” ujarnya.

Ra Lilur kemudian menyebut sejumlah nama. Seperti Mahfud MD, Khofifah Indar Parawansa, KH Said Aqil Siradj, KH. Miftachul Akhyar, KH. Yahya Cholil Staquf, Yenny Wahid, Saifullah Yusuf, Ali Maskur Musa, Muhaimin Iskandar, Kiai Said Aqil Siraj, Habib Lutfi, Taj Yasin dan Emil Dardak.

“Mereka ini layak mewakili nahdliyin. Mereka sejatinya representasi dari kader NU tulen. Ini lah yang diperjuangkan Nusa Bangsa di Jawa Timur. Kami yakin gerakan ini akan menjadi bola salju diikuti oleh nahdliyin di provinsi lain,” tuturnya.

(ori)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Kamis 22 Februari 2024
Imsak
04:32
Shubuh
04:42
Dhuhur
12:10
Ashar
15:18
Maghrib
18:17
Isya
19:27
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan