Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Ahad, 25 Februari 2024
home masjid detail berita

Amalan Ringan Tapi Berat di Timbangan: Sebarkan Salam, Rajin Tahajud, dan Silaturahmi

Muhajirin Sabtu, 13 Mei 2023 - 04:00 WIB
Amalan Ringan Tapi Berat di Timbangan: Sebarkan Salam, Rajin Tahajud, dan Silaturahmi
ilustrasi
LANGIT7.ID-, Jakarta- - Islam merupakan agama yang mudah. Ada banyak fitur-fitur amal yang bisa dipilih dan menjadi jalan menuju surga. Jika tidak mampu berzakat, maka Allah sediakan fitur sedekah. Tak punya harta, cukup sebarkan salam. Itu menjadi catatan amal yang memberatkan timbangan kebaikan di akhirat kelak.

Rasulullah SAW memberikan perhatian yang besar terhadap amalan salam. Beliau selalu memotivasi umatnya untuk senantiasa menanamkan dan mempraktikkan salam dalam kehidupan sehari-hari.

Rasulullah SAW bersabda, “Maukah aku tunjukkan kalian pada sesuatu yang jika kalian lakukan kalian akan saling mencintai? Sebarkanlah salam di antara kalian.” (HR Muslim).

Ketua PP Muhammadiyah, Agus Taufiqurrahman, menerangkan, beberapa makna menyebarkan salam. Pertama, mengucapkan kalimat salam ‘Assalamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh’ kepada saudara muslim yang ditemui.

Kedua, bukan hanya diucapkan, umat Islam didorong untuk menyebarkan perdamaian. Orang yang telah selesai menunaikan ibadah shalat, seharusnya menjadi umat yang paling depan dalam menciptakan keadaan damai.

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا لَا تَدْخُلُوْا بُيُوْتًا غَيْرَ بُيُوْتِكُمْ حَتّٰى تَسْتَأْنِسُوْا وَتُسَلِّمُوْا عَلٰٓى اَهْلِهَاۗ ذٰلِكُمْ خَيْرٌ لَّكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ

"Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu memasuki rumah yang bukan rumahmu sebelum meminta izin dan memberi salam kepada penghuninya. Yang demikian itu lebih baik bagimu, agar kamu (selalu) ingat." (QS An-Nur: 27).

Baca juga:Bukan Sekadar Gerakan, Shalat Bentuk Karakter Seorang Muslim

Selain menebar salam, Agus juga mengajak umat Islam untuk rajin shalat tahajud. Shalat tahajud merupakan salah satu ibadah sunnah yang memiliki sejumlah keistimewaan. Ganjarannya dapat menjadi contoh penghuni surga.

Selain memiliki keutamaan spiritual, Shalat Tahajud juga mengandung manfaat secara medis. Mengutip sebuah penelitian Guru Besar Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sunan Ampel Surabaya, Mohammad Sholeh, Shalat Tahajud yang dijalankan dengan gerakan tepat, rutin, dan ikhlas bisa meningkatkan system kekebalan tubuh.

“Berdasarkan penelitian Prof Sholeh ini, mereka yang rajin tahajud kortisol darahnya rendah, system kekebalan tubuhnya lebih baik. Kesehatan spiritual itu sangat berhubungan dengan Kesehatan fisikal. Pahala dapat, sehat juga dapat,” ucap Agus dalam acara yang diadakan Kementerian Sekretariat Negara di Istana Kepresidenan Yogyakarta, dikutip laman Muhammadiyah, Jumat (12/5/2023).

Bukan hanya tahajud, amalan yang mendapatkan pahala sekaligus Kesehatan adalah menjalin silaturahmi. Dalam sebuah hadits disebutkan, “Wahai manusia, tebarkanlah salam, berilah makan, sambunglah tali persaudaraan, shalatlah di malam hari ketika manusia terlelap tidur, niscaya kalian masuk surga dengan selamat.” (HR Ibnu Majah).

“Berdasarkan penelitian yang dilakukan akademisi Harvard, factor utama manusia mendapatkan kebahagiaan, sehat, dan panjang umar adalah relasi sosial yang baik. Bahasa kita adalah silaturahmi. Banyak yang bermasalah karena mungkin merasa sendiri dan kesepian. Ingin sehat dan bahagia? Jalin silaturahmi,” ucap Agus.

(ori)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Ahad 25 Februari 2024
Imsak
04:32
Shubuh
04:42
Dhuhur
12:09
Ashar
15:16
Maghrib
18:16
Isya
19:26
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan