Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 20 Juli 2024
home wirausaha syariah detail berita

Tebar Hewan Kurban, Upaya Pemerataan Konsumsi Daging bagi Masyarakat Pelosok

esti setiyowati Senin, 12 Juni 2023 - 05:32 WIB
Tebar Hewan Kurban, Upaya Pemerataan Konsumsi Daging bagi Masyarakat Pelosok
Kolaboraksi Tebar Hewan Kurban diluncurkan The Foodhall dengan menggandeng Dompet Dhuafa untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat
LANGIT7.ID-, Jakarta- - Kolaboraksi Tebar Hewan Kurban diluncurkan The Foodhall dengan menggandeng Dompet Dhuafa. Program ini sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat baik dari ekonomi maupun kesehatan.

“Kolaboraksi ini merupakan salah satu upaya dalam pemerataan kesejahteraan masyarakat baik ekonomi hingga kesehatan, terutama dalam konsumsi daging di wilayah-wilayah minus ketersediaan daging serta upaya bersama dalam penekanan stunting, dengan meningkatkan konsumsi protein hewani bagi anak-anak di wilayah yang membutuhkan khususnya di pelosok Indonesia sehingga dengan kolaboraksi TheFoodhall dapat mendorong antusias masyarakat berkurban dengan mudah di Dompet Dhuafa,” kata Direktur Mobilisasi Sumber Daya Dompet Dhuafa Eitika Setiawanti di Jakarta.

Berlokasi di Store TheFoodhall, Grand Indonesia, Jakarta bersama Dompet Dhuafa pada Ahad, (11/6/2023), program Tebar Hewan Kurban ini mengajak masyarakat untuk berkurban melalui setiap kasir store TheFoodhall yang tersebar di Jabodetabek.

"Menurut data IDEAS Juni 2022, kami mengidentifikasi pada tahun 2021 setidaknya terdapat 74,4 juta orang mustahik yang merupakan kelompok dengan konsumsi daging terendah, karenanya paling berhak menerima daging kurban," lanjut Eitika.

Baca juga:Butik Siti Khadijah Tawarkan Mukena Premium dan Berkualitas

Ia memaparkan, mustahik paling tepat menerima daging kurban ini yaitu 5,8 juta mustahik miskin ekstrem (di bawah 0,8 garis kemiskinan/GK), 12,4 juta mustahik miskin (0,8 – 1,0 GK), 16,6 juta mustahik hampir miskin (1,0-1,2 GK) dan 39,6 juta mustahik rentan miskin (1,2-1,6 GK).

Rendahnya konsumsi daging akan berimplikasi pada buruknya kualitas asupan gizi, terutama bagi anak yang dapat menurunkan tingkat kecerdasan mereka secara permanen.

Tingkat kesehatan yang rendah di masa kecil akan membawa pada status sosial ekonomi yang rendah di masa dewasa, karena jalur kesehatan seseorang banyak terbentuk di masa kecilnya.

Hal tersebut mengacu pada Pedoman Angka Kecukupan Gizi dari Kemenkes (2019), konsumsi ideal untuk asupan gizi protein rata-rata di kisaran 70 gram per hari atau 2,1 kg per bulan, setara 25,2 kg per tahun.

"Kita sudah 5 tahun bekerjasama dengan DD untuk kurban. Kita memberikan kemudahan kepada customer dalam penyaluran kurban untuk datang ke kasir-kasir kita. Bisa menebarkan kebaikan edukasi customer untuk bisa berkurban di mall. Customer lebih percaya lagi kepada The Foodhall untuk dapat membuat hewan kurban melalui kerjasama ini," terang Store Manager TheFoodhall Grand Indonesia Cekly Anggono.

Tebar Hewan Kurban Dompet Dhuafa membantu untuk mendistribusikan daging hewan kurban dari masyarakat kota ke masyarakat di daerah pelosok.

Sementara super volunteer Dompet Dhuafa Aliyah Sayuti mengaku sudah lima tahun bergabung dalam pendistribusian daging kurban. Di tahun kedua, ia berkesempatan untuk membagikan langsung di wilayah Seram Bagian Barat, Maluku.

"Di sana selama 8 tahun belum merasakan daging kurban untuk masyarakat. Dompet Dhuafa menyalurkan ke daerah 3T untuk Daging Kurban. Tebar Hewan Kurban Dompet Dhuafa ini sangat luar biasa sekali menyasar ke wilayah yg sulit di jangkau." tegas Aliyah.

Baca juga:Sambut Idul Adha, Qurban BMH Fokus Pada Penguatan Dakwah

Hewan-hewan kurban yang disediakan oleh Dompet Dhuafa akan didistribusikan ke wilayah yang membutuhkan, yaitu wilayah miskin, tertinggal, dan pedalaman. Selain itu juga, wilayah di mana masyarakatnya belum pernah menikmati daging hewan kurban, serta wilayah bencana ataupun rentan konflik.

Melalui Sentra Ternak yang terintegrasi Dompet Dhuafa telah mendorong efisiensi, produktivitas dan daya saing peternak secara signifikan.

Konsep low external input and sustainable agriculture yang mengedepankan penggunaan input lokal dan konsep zero waste juga mengutamakan penggunaan limbah pertanian untuk dimanfaatkan sebagai input produksi, telah meningkatkan keuntungan dan skala usaha, serta meningkatkan kapasitas peternak rakyat ke pasar ternak regular.

Dengan kelembagaan ekonomi lokal yang kuat, koperasi dan kelompok peternak rakyat bahkan mampu memiliki dan mengelola pasar hewan ternak reguler secara mandiri.



(ori)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 20 Juli 2024
Imsak
04:35
Shubuh
04:45
Dhuhur
12:03
Ashar
15:24
Maghrib
17:57
Isya
19:09
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ اِنَّ الْمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَاِنَّهٗ مُلٰقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ اِلٰى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan