Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Ahad, 25 Februari 2024
home masjid detail berita

7 Amalan Jariyah Ladang Pahala Meski Setelah Kematian

esti setiyowati Kamis, 10 Agustus 2023 - 16:00 WIB
7 Amalan Jariyah Ladang Pahala Meski Setelah Kematian
ilustrasi
LANGIT7.ID-, Jakarta- - "Ketika seorang manusia meninggal dunia, maka amalannya terputus kecuali tiga hal, yaitu: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak saleh yang mau mendoakannya" (Hadits diriwayatkan oleh Imam Muslim, Imam at-Tirmidzi, Imam Abu Dawud, Imam an-Nasa`i, dan Imam Ibnu Hibban bersumber dari Sayyidina Abu Hurairah ra).

Tiga amalan yang disebutkan dalam hadits tersebut akan terus mengalir pahalanya, meski orangnya sudah meninggal dunia. Salah satunya adalah sedekah jariyah.

Sedekah jariyah (shadaqah jariyah) adalah memberi dalam bentuk apapun yang memberi manfaat tak terputus bagi orang lain.

Sehingga pahala akan tetap mengalir pada orang yang bersedekah jariyah, meski telah meninggal dunia. Namun perlu digarisbawahi bahwa niat sedekah karena Allah Ta'ala bukan karena untuk dipuji atau lainnya.

Lalu, apa saja bentuk sedekah jariyah yang bakal mengalirkan pahala meski setelah kematian? Merangkum dari berbagai sumber, berikut beberapa di antaranya:

1. Sedekah Mushaf Al Quran
"Sesungguhnya kebaikan yang akan mengiringi seorang mukmin setelah ia meninggal adalah ilmu yang ia ajarkan dan sebarkan, anak shalih yang ia tinggalkan, dan Al Qur`an yang ia wariskan." (HR Ibnu Majah: 238).

Sedekah Al Qur'an tak hanya sekedar memberi, namun juga dapat menebar banyak manfaat. Selain untuk memperluas ilmu keislaman, sedekah Al-Qur'an juga membuka kesempatan setiap orang untuk memiliki juga menghadirkan rasa cinta dengan gemar membaca Al-Qur'an.

Pahala tak hanya mengalir pada orang yang membaca Al-Quran tersebut, namun juga bagi yang menyedekahkannya. Meski ahli sedekah tersebut telah meninggal, pahala akan terus mengalir selama orang yang diberi masih membaca Al Quran tersebut.

2. Sedekah Kursi Roda
Mendonasikan kursi roda ke rumah sakit atau ke tempat yang membutuhkan menjadi salah satu sedekah jariyah yang bisa dilakukan.

Selama alat-alat tersebut dapat berfungsi dengan baik dan manfaatnya bisa dirasakan oleh banyak orang, tentu menjadi amal jariyah yang tidak terputus.

3. Berkontribusi dalam Pembangunan Masjid
Di zaman Rasulullah SAW, masjid berfungsi untuk sarana syiar Islam, berummalat, juga pendidikan. Disebutkan dalam salah satu hadits bahwa siapa saja yang membangun masjid demi ridho Allah SWT, maka akan dibangunkan rumah di surga.

“Barangsiapa yang membangun masjid demi mencari wajah Allah, niscaya Allah bangunkan rumah baginya di surga.” (Terdapat dalam Ash-Shahihain).

Selain menyumbangkan harta untuk pembangunan masjid, pahala akan terus mengalir dengan kontribusi kita. Misalnya menyumbangkan tenaga untuk pembangunan masjid.

Selama masjid tersebut digunakan dengan baik dan bermanfaat bagi ummat, maka pahala jariyah akan terus mengalir.

4. Sedekah Air Bersih untuk Publik
Amalan sedekah jariyah lain yang bisa menjadi ladang pahala adalah menyiapkan air bersih, baik untuk wudhu, minum, masak, mandi dan lainnya.

Seperti sahabat Rasulullah, Utsman bin Affan yang membebaskan Sumur Raumah dari Yahudi untuk kebutuhan orang banyak. Hingga kini, sumur tersebut terus membawa manfaat bagi umat. Bahkan, keuntungan dari sumur tersebut disimpan dalam bentuk rekening atas nama Utsman bin Affan.

"Wahai Sahabatku, siapa saja di antara kalian yang menyumbangkan hartanya untuk dapat membebaskan sumur itu, lalu menyumbangkannya untuk umat maka akan mendapat surga-Nya Allah Ta'ala.” (HR Muslim).

5. Menanam Pohon
Seperti halnya menyediakan sarana air bersih, menanam pohon juga salah satu bentuk sedekah jariyah. Terlebih kondisi saat ini di mana bumi rawan bencana akibat penebangan pohon liar.

Melalui menanam pohon, saat orang lain merasakan manfaatnya, maka sedekah jariyah tersebut selalu menjadi ladang pahala.

6. Membesarkan Anak Yatim
“Barangsiapa mengambil anak yatim dari kalangan Muslimin, dan memberinya makan dan minum, Allah akan memasukkannya kedalam surga, kecuali apabila ia berbuat dosa besar yang tidak terampuni.” (HR. Tirmidzi).

Rasulullah SAW memberi teladan bagi umat Islam untuk menyantuni dan mengasihi anak yatim. Jika kelak mereka menjadi anak yang saleh, bertakwa dan mendoakan kita, maka doa tersebut senantiasa didengar Allah SWT dan mengalirkan pahala jariyah.

7. Membangun Aset Ekonomi Produktif
Ekonomi umat harus terus dibangun untuk dapat memajukan peradaban Islam. Salah satu dengan bersedekah melalui wakaf untuk membangun aset ekonomi produktif.

Anda bisa membebaskan lahan atau perkebunan untuk dimanfaatkan ummat. Wirausaha juga bisa dilakukan untuk kemudian mengembangkan aset-aset produktif lain yang menghasilkan keuntungan.

(ori)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Ahad 25 Februari 2024
Imsak
04:32
Shubuh
04:42
Dhuhur
12:09
Ashar
15:16
Maghrib
18:16
Isya
19:26
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan