Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Kamis, 20 Juni 2024
home edukasi & pesantren detail berita

Tips Belajar Agama dengan Bahagia Ala Gus Baha

tim langit 7 Rabu, 06 September 2023 - 19:07 WIB
Tips Belajar Agama dengan Bahagia Ala Gus Baha
ilustrasi
LANGIT7.ID-, Jakarta- - Ulama ahli tafsir asal Rembang, KH Ahmad Bahauddin Nursalim (Gus Baha) membagikan tips belajar agama dengan bahagia. Tips tersebut berguna bagi umat Islam yang hendak mendalami syariat Islam.

Dia menjelaskan, beragama tidak perlu kaku, apalagi menjadi seseorang yang paling benar. Nabi Muhammad SAW dan umat Islam terdahulu memiliki selera humor tinggi. Mereka tidak kaku dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Ada banyak kisah-kisah humor dalam kehidupan Rasulullah SAW dan para sahabat.

"Hubungan khalik dan mahluk itu mesra. Apalagi antarmahluk, antarmanusia, nabi, sahabat, santri bersama gurunya, wali bersama muridnya, semua harus mesra," ujar Gus Baha saat menyampaikan tausiah yang disiarkan melalui kanal youtube, dikutip Rabu (6/9/2023).

Baca juga:Putri Ariani Tampil Bak Diva di AGT 2023, Kenakan Gaun Sequin dan Hijab Turban

Gus Baha lalu menceritakan saat Nabi Musa AS mengajak 70 santrinya naik gunung. Nabi Musa AS mendapat perintah dari Allah SWT untuk bersiap-siap menerima wahyu, yakni Kitab Taurat. Ketika di atas gunung, Nabi Musa AS menyendiri. Setelah beberapa lama, dia mengajak santrinya turun.

"Yuk, sudah dapat wahyunya. Kita turun sekarang," ucap Gus Baha memperagakan Nabi Musa AS mengajak para santrinya turun gunung. Tetapi, para santri Nabi Musa AS protes. "Tidak bisa begitu wahai Musa. Kita juga harus sama dong, kami ingin menyaksikan Allah dengan mata kepala sendiri, sama seperti Anda, wahai nabi," ujarnya.

Lalu, Allah SWT memerintahkan petir menyambar dan mati semua santri Nabi Musa AS. Nabi Musa sangat terkejut menyaksikan hal tersebut. Nabi Musa lalu berkata kepada Allah:

"Jangan begitu Allah, aku kan butuh saksi yang menyaksikan bahwa aku benar-benar menerima wahyu dari-Mu. Kalau mati semua, maka tidak ada saksi? Sekalian saja aku Kau matikan. Hidupkanlah mereka lagi ya Allah," ujar Nabi Musa memohon.

Lalu, santri Nabi Musa AS dihidupkan kembali oleh Allah SWT. Mereka menjadi saksi turunnya wahyu Nabi Musa AS.

Gus Baha mencontohkan belajar agama dengan cara bahagia. Dia menafsirkan Al-Qur'an lalu disampaikan menggunakan bahasa yang ringan, bisa dipahami masyarakat awam. Meski disambut gelagak tawa, namun terdapat hikmah di balik kisah tersebut, salah satunya belajar Islam tidak perlu kaku.



(ori)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Kamis 20 Juni 2024
Imsak
04:30
Shubuh
04:40
Dhuhur
11:58
Ashar
15:19
Maghrib
17:51
Isya
19:05
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan