Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Kamis, 20 Juni 2024
home edukasi & pesantren detail berita

Profil Pesantren Al Hamid Cilangkap: Berdiri atas Cita-Cita Gus Miek

tim langit 7 Senin, 18 September 2023 - 12:00 WIB
Profil Pesantren Al Hamid Cilangkap: Berdiri atas Cita-Cita Gus Miek
Pondok Pesantren Al Hamid, Cilangkap, Jakarta Timur berdiri atas keinginan dan cita-cita Gus Miek.Foto/NU Online
LANGIT7.ID-, Jakarta- - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengadakan Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Al Hamid, Cilangkap, Jakarta Timur.

Di pesantren ini para ulama akan membahas sejumlah agenda penting menyangkut keumatan dan kebangsaan. Mengapa pesantren ini dijadikan tuan rumah munas dan konbes? Berikut profil Pesantren Al Hamid diolah dari berbagai sumber.

Pesantren Al Hamid didirikan oleh seorang saudagar bernama H Hamid Djiman. Pendirian pesantren ini sebagai upaya memenuhi keinginan kiai yang sudah dianggap sebagai gurunya, yakni KH Chamim Thohari Djazuli atau yang dikenal dengan sapaan Gus Miek.

H Hamid merupakan seorang jamaah Jantiko Mantab, majelis semaan Al-Qur'an yang diasuh Gus Miek. Ketika sang guru punya keinginan untuk mendirikan pesantren di ibukota Jakarta, ia pun langsung berupaya untuk mewujudkannya. Ia pun berhasil membebaskan sejumlah tanah untuk didirikan pesantren harapan gurunya.

Baca juga:Munas Alim Ulama dan Konferensi Besar NU akan Dibuka Presiden Jokowi

Guna memenuhi administrasi, ia pun membuat Yayasan Mantab Sejahtera yang juga diambil dari nama pengajian gurunya, Jantiko Mantab. Pada 2007, nama yayasannya berubah menjadi Yayasan Mantab Al Hamid.

Kata Mantab tetap dipertahankan sebagai bentuk tafaulan, mengikuti gurunya. Tidak hanya membebaskan tanah dan mendirikan bangunan fisiknya, H Hamid juga berikhtiar mendirikan pesantren tersebut dengan mengirimkan anak-anaknya ke sejumlah pesantren untuk dapat mengisi dan mengembangkan pendidikannya.

Di antara anak-anaknya itu ada yang dikirim ke Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur; Pondok Pesantren Al-Falah Ploso, Mojo, Kediri, Jawa Timur; Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Malang, Jawa Timur; hingga Pondok Pesantren Yanbu’ul Qur’an, Kudus, Jawa Tengah.

Pada tahun 2002, pesantren ini mulai membuka pendaftaran santri dan siswa. Saat ini, Pesantren Al Hamid menerima santri dan siswa mulai dari tingkat kanak-kanak, ibtidaiyah (dasar), tsanawiyah (menengah pertama), hingga aliyah (menengah atas), yakni Taman Kanak-Kanak Islam Al Hamid, Madrasah Ibtidaiyah Terpadu Al Hamid, Madrasah Tsanawiyah Al Hamid, dan Madrasah Aliyah Al Hamid.

Meskipun pesantren ini terletak di ibukota, tetapi pendidikan keagamaannya diberikan seperti di pesantren lainnya. Sebagaimana di pesantren-pesantren lain, para santri juga dibekali pengetahuan keagamaan berbasis kitab-kitab kuning karya para ulama klasik.

Baca juga:Kapolri Dorong 6.500 Mahasiswa Baru UMM Persiapkan Diri Sambut Indonesia Emas 2045

Para santri juga dibiasakan untuk melakukan ibadah tertentu, tahlil, shalawat, dan latihan berpidato di hadapan publik, selain ekstrakurikuler lainnya.

Pesantren Al Hamid saat ini diasuh oleh KH Lukman Hakim Hamid, salah seorang putra H Hamid Djiman. Ia merupakan Katib Syuriyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) DKI Jakarta masa khidmah 2021-2026.

Kiai Lukman pernah mengenyam pendidikan pesantren di Pondok Pesantren Tebuireng, Cukir, Jombang, Jawa Timur. Kiai Lukman juga merupakan menantu dari keluarga Pesantren Al-Falah Ploso, Kediri, Jawa Timur.

Ia menikah dengan seorang putri dari KH Munif Djazuli, adik dari Gus Miek, yang notabene merupakan guru dari orang tuanya.

(ori)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Kamis 20 Juni 2024
Imsak
04:30
Shubuh
04:40
Dhuhur
11:58
Ashar
15:19
Maghrib
17:51
Isya
19:05
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سَبَّحَ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah. Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan