Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Senin, 25 Mei 2026
home global news detail berita

Jangan Percaya Mitos, Lakukan Ini Jika Tabrak Kucing

Muhajirin Jum'at, 13 Oktober 2023 - 16:00 WIB
Jangan Percaya Mitos, Lakukan Ini Jika Tabrak Kucing
Menabrak kucing hingga mati dan tidak dikubur merupakan salah satu mitos yang sudah populer di tengah masyarakat.
LANGIT7.ID-, Jakarta- - Menabrak kucing hingga mati dan tidak dikubur merupakan salah satu mitos yang sudah populer di tengah masyarakat. Mitos menabrak kucing memang selalu dikaitkan dengan pertanda sial.

Konon katanya, jika seseorang telah menabrak kucing maka akan mendapatkan kesialan, seperti kecelakaan. Apalagi, jika seseorang tersebut tidak bertanggung jawab dan tidak mengubur kucing itu. Pengasuh Pondok Pesantren Al Bahjah, Prof Yahya Zainu Ma’arif (Buya Yahya), menjelaskan, pandangan Islam saat seseorang menabrak kucing.

Pertama, seseorang tidak berdosa jika tidak sengaja menabrak kucing. Buya Yahya menjelaskan, menabrak kucing secara tidak sengaja tidak dianggap dosa dalam Islam. Ini menunjukkan, dalam ajaran agama Islam, tindakan tersebut tidak dihukum jika itu terjadi tanpa sengaja.

Kedua, tidak ada keyakinan aneh. Buya Yahya menekankan, tidak ada keyakinan aneh-aneh yang seharusnya terkait dengan menabrak kucing. Menurut dia, masyarakat, terutama umat Islam, harus meninggalkan keyakinan-keyakinan seperti itu.

Ketiga, menghindari Kucing: Buya Yahya mencatat, beberapa orang merasa takut atau menghindari kucing ketika berjalan, karena khawatir menabrak. Namun, menghindari kucing untuk mencegah menabrak adalah langkah yang masuk akal, asalkan itu tidak menjadi sebuah keyakinan aneh-aneh.

“Misalnya saja menghindari kucing kemudian malah membahayakan diri sendiri ataupun menabrak orang lain, tentunya ini adalah pemikirian yang aneh,” ucap Buya Yahya dalam kajiannya yang disiarkan secara daring, Jumat (13/10/2023).

Keempat, kubur kucing kalau mati. Buya Yahya menyarankan untuk mengubur kucing yang sudah mati, jika ada kekhawatiran bangkainya bisa mengganggu orang. Ini adalah tindakan yang masuk akal dan etis.

Kelima, terkait penyiksaan hewan. Dalam Islam, menyiksa hewan, termasuk kucing, dianggap sebagai perbuatan zalim. Ini menekankan pentingnya perlakuan baik terhadap hewan-hewan dan melindungi mereka dari penyiksaan.

“Adapun jika menabrak kucing dan tidak disengaja, tentunya hal ini bukan lah merupakan sebuah dosa,” ungkap Buya Yahya.

Keenam, mengubah Keyakinan yang Tidak Beralasan: Buya Yahya mengingatkan untuk tidak mempercayai keyakinan yang tidak beralasan dan mencoba untuk mengubah keyakinan aneh-aneh yang ada dalam masyarakat.

“Masyarakat harus mengadopsi keyakinan yang lebih masuk akal dan ilmiah,” ujarnya.

(ori)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Senin 25 Mei 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:53
Ashar
15:14
Maghrib
17:47
Isya
19:00
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)