Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 14 Juni 2024
home edukasi & pesantren detail berita

Doa dan Puasa Sang Ibu Antar Mujab Berhasil Kuliah di UI hingga LSE Inggris

esti setiyowati Senin, 16 Oktober 2023 - 17:30 WIB
Doa dan Puasa Sang Ibu Antar Mujab Berhasil Kuliah di UI hingga LSE Inggris
Muhammad Syaeful Mujab dan ibunya dapat menjadi inspirasi bagi anak negeri yang bermimpi meraih pendidikan tinggi.
LANGIT7.ID-, Jakarta- - Jejak Muhammad Syaeful Mujab dapat menjadi inspirasi bagi anak negeri yang bermimpi meraih pendidikan tinggi. Kisah Mujab menggapai mimpinya sempat viral di platform X beberapa waktu lalu.

Mujab adalah awardee atau penerima beasiswa LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan) di London School of Economics and Political Science, Inggris.

Sebelumnya Mujab tercatat sebagai mahasiswa di Universitas Indonesia. Dirinya bahkan pernah menjabat sebagai Ketua BEM Mahasiswa UI tahun 2017.

Terlahir dan dibesarkan di keluarga prasejahtera tak menghentikan langkah Mujab untuk terus melaju. Mujab meyakini keberhasilan yang dipetiknya saat ini berkat doa dan restu sang ibu.

Baca juga:UIN Syarif Hidayatullah Tuntaskan Likuidasi RS Haji Jakarta

Diakui Mujab, pilihannya masuk UI tidak berjalan mulus. Keluarga mengarahkan Mujab untuk mengambil sekolah kedinasan yang tak banyak biaya dan dapat langsung bekerja.

Namun, restu sang ibu menguatkan hati dan menuntaskan pilihan Mujab. Kesempatan berkuliah di UI pun tak disia-siakan.

"Rasa-rasanya dulu gak mungkin bermimpi bisa kuliah sampai di Inggris. Buat nyekolahin aku aja, ibu musti kerja sampai ke Malaysia. Iya, ibu aku pernah jadi TKW," kata Mujab seperti dikutip dari Instagram resmi LPDP.

Agar Mujab tetap bersekolah, sang ibu melakukan segala usahanya. Pengorbanan terbesarnya adalah merelakan hari-hari berharga mendampingi sang anak dialihkan untuk bekerja di Negeri Jiran.

Padahal Mujab selalu mendapat bantuan beasiswa sepanjang pendidikannya. Namun, sang ibu memilih untuk tetap bekerja sebagai tenaga kerja wanita (TKW) di Malaysia.

Prinsip sang ibu adalah anak jangan sampai tak sekolah. Usaha seperti apapun dilakukan demi mewujudkan mimpi anaknya.

Melihat perjuangan ibunya dalam memenuhi kebutuhan hidup, tak membuat Mujab lantas diam. Berbagai cara pun dilakoninya mulai dari pengajar les hingga menjadi master ceremony (MC) acara pernikahan.

"Buat bantu survive apalagi pas kuliah di UI, aku dikit-dikit ngajar les, ikutan lomba sana-sini biar dapet uang, sama jadi MC acara-acara sampai wedding," terang Mujab.

Selain mencoba segala cara untuk memenuhi kebutuhannya, Mujab juga menantang dirinya untuk aktif di kampus. Salah satunya ia menjajal kemampuannya untuk menjadi Presiden BEM UI.

Meskipun berpotensi memundurkan timeline kuliahnya, lagi-lagi restu ibu menguatkan pilihannya.

"Ibu juga kasih support aku buat nambah semester kuliah buat nyalon sebagai Ketua BEM UI. Dengan alasan ingin belajar memimpin dan mengabdi meskipun harus kehilangan kesempatan lulus cumlaude, ibu kasih support dan cuma bilang, 'jangan telat salat'," kata Mujab mengulang pesan ibunya.

Di luar kampus, Mujab menelurkan prestasi dengan menyabet gelar juara Abang DKI pada 2018 lalu. Lagi-lagi keberhasilannya adalah buah dari tirakat puasa 40 hari yang dijalani sang ibu.

"Bicara soal pendidikan, ibu jujur gak knowledgeable. Pas aku pamer IPK semester 1 aja, beliau malah nanya balik 'kok nilainya dikit sekali mas,' alias ngertinya IPK paling gede itu 100 atau 10, bukan 4," terang Mujab.

Namun, doa dan usaha tak menghianati hasil. Berkat doa dan amalan yang dilakukan sang ibu, mengantarkan Mujab melanjutkan studi Development Studies di LSE Inggris.

"Memang bener kalau punya orang tua yang supportif dan percaya 100 persen terhadap keputusan hidup yang kita ambil itu bakal jadi privilege banget. Meski soal uang berkekurangan, tetapi support dari ibu itu jadi privilege buat aku," pungkas Mujab.

(ori)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 14 Juni 2024
Imsak
04:29
Shubuh
04:39
Dhuhur
11:57
Ashar
15:17
Maghrib
17:49
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan