Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Ahad, 26 Mei 2024
home global news detail berita

Persis Minta Pemilu Dijadikan Momentum Perkokoh Persatuan dan Kesatuan Bangsa

Muhajirin Jum'at, 17 November 2023 - 18:00 WIB
Persis Minta Pemilu Dijadikan Momentum Perkokoh Persatuan dan Kesatuan Bangsa
Ketua Umum PP Persatuan Islam (Persis), Ustadz Jeje Zaenudin
skyscraper (Desktop - langit7.id)
LANGIT7.ID-, Jakarta- - Pimpinan Pusat Persatuan Islam (Persis) mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat agar menjadikan ajang pemilu ini sebagai momentum memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa.

Pemilhan Umum (Pemilu), sedianya memiliki fungsi perekat perbedaan pilihan politik di tengah masyarakat yang berbeda-beda, suku dan agama atau multikultural. Pemilu adalah salah satu mekanisme dan proses suksesi kepemimpinan nasional yang diterapkan di banyak negara yang menganut sistem musyawarah dan demokrasi.

“Indonesia adalah termasuk salahsatu yang menjalankan system musyawarah atau demokrasi,” hal ini dikatakan Ketua Umum PP Persatuan Islam (Persis), Ustadz Jeje Zaenudin, dalam keterangan pers kepada Langit7, Jumat (17/11/2023).

Dia menilai, dalam Pemilu persaingan antar kandidat atau calon-calon pemimpin yang akan dipilih adalah suatu hal yang biasa. “Karena itu, dampak hajatan Pemilu sering menimbulkan ekses perselisihan bahkan perpecahan antar pendukung para kandidat,” ucapnya.

Untuk menghindari atau meminimalisir perpecahan masyarakat akibat perbedaan pilihan, Ustaz Jeje menyarankan, maka sejatinya, Pemilu harus dibarengi dengan edukasi politik bagi masyarakat. “Hajatan Pemilu nasional harus menjadi sarana menyatukan kesadaran hidup berbangsa dan bernegara,” tambah Ustadz Jeje.

Dalam Pemilu nanti masyarakat tidak mungkin dan tidak boleh dipaksa untuk menyatukan pilihan kepada salah satu calon pemimpin.

“Tetapi masyarakat mesti disatukan persepsinya tentang tujuan dan cita-cita dari kehidupan berbangsa dan bernegara secara benar sesuai dengan falsafah dan ideologi negara yang telah disepakati oleh para pendiri negeri ini,” paparnya.

Pilihan pemimpin sangat boleh berbeda-beda. Tetapi semua calon pemimpin yang dipilih tentu saja wajib bersatu dan sama dalam tujuan dan cita cita memajukan kehidupan bangsa sesuai dengan ideologi negara yang berbasis nilai-nilai agama.

Masyarakat pemilih silakan saling mengunggulkan dan memuji calon pemimpin yang dipilihnya masing-masing dengan berbagai cara yang dibenarkan. Tetapi, Ustaz Jeje menegaskan, tidaklah boleh dengan cara menjelekkan dan merendahkan calon pilihan orang lain.

Selain itu, ia juga meminta kepada para calon pemimpin juga harus mampu memastikan bahwa siapapun yang terpilih dari mereka akan melaksanakan ideologi, cita cita, dan tujuan berbangsa bernegara untuk mewujudkan kehidupan yang adil, makmur, damai sejahtera, kuat dan bersatu, selamat dunia dan akhirar dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagai "Baldatun thayyibatun wa rabbun ghafuur", negeri yang subur makmur dalam naugan ampunan Tuhan.

“Dengan demikian, insyaa Allah, meskipun dalam Pemilu setiap pihak bersikeras dengan pilihannya masing-masing, akan tetap kokoh bersatu dalam kesamaan tujuan,” tutupnya.

(ori)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Ahad 26 Mei 2024
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:53
Ashar
15:14
Maghrib
17:47
Isya
19:00
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan