Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Ahad, 25 Februari 2024
home edukasi & pesantren detail berita

Mengenal 3 Sekolah Tua Pusat Penerjemahan Keilmuan Islam di Eropa

Muhajirin Kamis, 14 Desember 2023 - 17:00 WIB
Mengenal 3 Sekolah Tua Pusat Penerjemahan Keilmuan Islam di Eropa
ilustrasi
LANGIT7.ID-, Jakarta- - Di balik gemerlap kehidupan modern di Eropa, terdapat warisan berharga yang menjadi saksi keilmuan Islam. Tiga sekolah tua yang menjadi pusat penerjemahan keilmuan Islam di benua tersebut membawa warisan intelektual yang tak ternilai harganya.

Ilmuwan dari dunia Arab dan Islam menjalar ke wilayah kepulauan Iberia, yang mencakup Spanyol dan Portugal, Perancis Barat, beberapa pulau terdekat, dan wilayah di Barat Tengah yang pernah dikuasai oleh bangsa Arab, baik dalam rentang waktu yang panjang maupun singkat.

Masyarakat Arab juga sempat berada di bagian Italia dan Swiss, meskipun hanya untuk sementara waktu. Interaksi yang positif antara orang Arab dan orang Eropa memicu kekaguman di kalangan Eropa, mendorong mereka untuk memahami lebih dalam peradaban, ilmu pengetahuan, budaya, dan gaya hidup bangsa Arab.

Inilah awal mula ketertarikan Eropa untuk meniru budaya Arab. Di wilayah seperti Andalusia, mereka belajar bahasa Arab dan secara progresif mendalami pengetahuan ilmiah bangsa Arab, meskipun mereka tetap berpegang pada agama Kristen.

Baca juga:Mahasiswa Australia Belajar Pengelolaan Sampah kepada Komunitas Pemulung

Para intelektual dari berbagai wilayah Eropa Barat, seperti Italia, Perancis, Swiss, Jerman, dan kepulauan Inggris, membanjiri Andalusia. Mereka mulai memperdalam pengetahuan dan budaya Arab, menyebarkan unsur-unsur peradaban Arab dan Islam ke seluruh penjuru Eropa.

Pada masa itu, lembaga penerjemahan pusat mulai didirikan di Eropa. Tujuannya adalah menerjemahkan warisan pemikiran dan keilmuan dari dunia Arab dan Islam ke dalam bahasa Latin, yang menjadi bahasa ilmu pengetahuan dan agama pada era tersebut. Selain itu, bahasa Latin juga menjadi alat komunikasi antarwarga Eropa, mirip dengan peran bahasa Arab saat ini.

Mengutip buku 147 Ilmuan Terkemuka Dalam Sejarah Islam karya Muhammad Gharib Gaudah diterjemahkan Muhyiddin Mas Rida Lc dan diterbitkan Pustaka Al-Kautsar. Berikut ini tiga lembaga pusat terjemah di Eropa.

1. Universitas Cordova
Lembaga penerjemahan di Universitas Cordova terletak di Masjid Agung Cordova, menjadi pusat pembelajaran bagi orang-orang Eropa. Sejumlah saksi mata, termasuk Uskup Vatikan Silvaster II, mencatat bahwa di universitas ini terjadi proses besar-besaran penerjemahan buku-buku Arab ke dalam bahasa Latin.

Inilah tempat di mana kontribusi pemikiran ilmuwan ternama seperti Ibnu Rusyd diterjemahkan dan disalurkan ke Eropa.

2. Sekolah Thulaithulah (Toledo)
Sekolah ini didirikan di kota Thulaithulah (Toledo), yaitu sebuah kota penting di negara Spanyol dan merupakan ibukotanya sebelum ditaklukkan oleh Islam.

Di antara tokoh terkemuka dari sekolah ini yang telah menerjemahkan manuskrip-manuskrip berbahasa Arab ke bahasa Latin adalah Dominggo Guan De Silva dan Jirar Gherardo de Cremona yang berkebangsaan Itali, serta Ibnu Daud yang berkebangsaan Yahudi dan dikenal dengan nama Don Khuwan.

3. Sekolah Salerno
Sekolah Salerno merupakan sekolah ilmu kedokteran yang didirikan oleh Raja Sisilia, An-Nurmani, dan pembela kebudayaan Arab, Roger II. Adapun guru-guru yang mengajar di sekolah ini adalah para Ilmuwan Muslim dan Yahudi.

Di antara tokoh terkemuka dari sekolah ini adalah Qastantin Al-Afriqi yang berasal dari keturunan Arab dan Machael Scot dari Skotlandia yang merupakan mediator antara Sekolah Toledo dan Sekolah Salerno. Sekolah Salerno terletak di kota Salerno di Teluk Salerno atau di Barat Daya Itali.

(ori)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Ahad 25 Februari 2024
Imsak
04:32
Shubuh
04:42
Dhuhur
12:09
Ashar
15:16
Maghrib
18:16
Isya
19:26
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan