Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Rabu, 17 April 2024
home lifestyle muslim detail berita

Kerjasama Keluarga Kunci Mencegah Kasus Bunuh Diri

tim langit 7 Selasa, 02 Januari 2024 - 13:00 WIB
Kerjasama Keluarga Kunci Mencegah Kasus Bunuh Diri
ilustrasi
skyscraper (Desktop - langit7.id)
LANGIT7.ID-, Jakarta- - Kasus kekerasan dan bunuh diri kian memprihatinkan. Data Pusat Informasi Kriminal Nasional (Pusiknas) Kepolisian RI (Polri) menunjukkan kasus bunuh diri di Indonesia meningkat menjadi 971 dari Januari hingga 18 Oktober 2023.

"Maraknya kasus kekerasan dan bunuh diri mencerminkan kegagalan fungsi ketahanan keluarga. Momentum tahun baru ini harus kita manfaatkan untuk menguatkan kembali peran vital keluarga dalam mencegah tragedi dan membangun fondasi sosial yang lebih kuat dan empatik," ungkap Ketua Komisi Perempuan, Remaja dan Keluarga (KPRK) MUI, Siti Ma'rifah

Dia menegaskan kerjasama keluarga adalah kunci utama membentuk karakter.

“Sebagai madrasatul ula, ibu memegang peran sentral sebagai pendidik utama bagi anak. Kerjasama yang erat antara ibu, bapak, dan anggota keluarga lainnya menjadi kunci penting dalam membentuk karakter yang baik, berlandaskan nilai-nilai agama. Dengan sinergi ini, keluarga membentuk fondasi yang kokoh untuk menghadapi berbagai tantangan zaman,” tegasnya.

Putri sulung Kiai Ma’ruf Amin tersebut menambahkan, keluarga kuat dan sholeh mencerminkan kebaikan, cermin positif bagi kebangsaan.

“Keluarga yang kuat dan sholeh tidak hanya mencerminkan kebaikan dalam masyarakat, tetapi juga menjadi cermin positif bagi kebangsaan secara keseluruhan,” sambungnya.

Baca juga:Wajib Diperhatikan, Begini Cara Menjadi Orangtua yang Dicintai Anak

Di tengah tantangan yang kita hadapi, seperti peningkatan kasus bunuh diri, refleksi dan pembaruan diri ini menjadi semakin penting untuk memasuki Tahun Baru.

“Kita perlu membangun kesadaran tentang pentingnya kesehatan mental dan dukungan emosional dalam keluarga dan masyarakat, sebagai langkah proaktif mengurangi risiko dan dampak buruk dari masalah ini. Tahun Baru bisa menjadi momentum untuk meningkatkan kepedulian dan kebersamaan dalam menanggulangi isu kesehatan mental ini secara kolektif,” katanya.

Siti Ma’rifah juga menjelaskan makna tahun baru versi dirinya.

“Sebenarnya, Tahun Baru memiliki makna memulai dengan semangat baru. Ini merupakan kesempatan untuk melakukan evaluasi diri atau muhasabah, sehingga kita dapat menjadi pribadi yang lebih baik di masa depan. Perlu diingat bahwa perayaan Tahun Baru sebaiknya tidak berlebihan, terutama dengan perayaan yang mengandung kemaksiatan, yang sebaiknya dihindari,” imbuhnya.

Berbagai cara bisa dilakukan untuk memaknai tahun baru.

“Momentum seperti ini biasanya digunakan untuk mempererat silaturahmi keluarga, baik dengan menghabiskan waktu libur bersama atau bahkan melaksanakan ibadah umroh jika memungkinkan,” tuturnya.

Peningkatan iman dan ketaqwaan kepada Allah SWT menjadi fokus utama.

“Saat ini, saya tengah melaksanakan Umroh di Tanah Suci, sebuah perjalanan yang memberikan kesempatan untuk muhasabah akhir tahun. Dalam doa saya, harapan besar terlintas untuk Tahun 2024, di mana kita semua dapat menjadi versi yang lebih baik dari diri kita di Tahun 2023. Peningkatan iman dan ketaqwaan kepada Allah SWT menjadi fokus utama,” tutupnya

(ori)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Rabu 17 April 2024
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan