LANGIT7.ID-, Riyadh- - Arab Saudi dan sejumlah negara timur tengah menyatakan keprihatinan mendalam atas eskalasi militer di Timur Tengah yang terjadi antara Iran dan Israel, serta mendesak semua pihak yang terlibat untuk segera berhenti dan menahan diri.
Kementerian Luar Negeri Saudi memperingatkan “dampak serius” terhadap kawasan dan masyarakatnya dari bahaya perang yang lebih luas, menurut laporan Saudi Press Agency (SPA).
![Arab Saudi dan Sejumlah Negara Timur Tengah Harap Iran dan Israel Segera Hentikan Perang]()
Iran pada Sabtu meluncurkan drone dan rudal terhadap Israel, hal ini merupakan bentuk balasan serangan udara Israel yang menghancurkan gedung kedutaan Iran di Damaskus, Suriah, yang menewaskan sedikitnya 13 orang, termasuk dua jenderal Garda Revolusi elit Iran.
Kementerian Saudi “menegaskan posisi Kerajaan yang menyerukan perlunya Dewan Keamanan untuk memikul tanggung jawabnya dalam menjaga perdamaian dan keamanan internasional, terutama di kawasan yang sangat sensitif terhadap perdamaian dan keamanan global, dan untuk mencegah eskalasi krisis yang terjadi. Sebab hal ini akan menimbulkan konsekuensi serius jika diperluas,” kata laporan SPA.
Pernyataan Saudi juga diamini oleh
Secretary General of the Gulf Cooperation Council (GCC), Jasem Mohamed Albudaiwi, yang menekankan pentingnya menegakkan keamanan dan stabilitas regional dan global di tengah perkembangan terkini di Timur Tengah.
Ia mendesak, dalam sebuah pernyataan, semua pihak yang terlibat untuk menahan diri guna mencegah eskalasi lebih lanjut, yang dapat membahayakan stabilitas regional dan kesejahteraan sipil. Albudaiwi menggarisbawahi perlunya upaya kolaboratif dan resolusi diplomatik untuk mengatasi konflik dan menjamin keamanan regional.
Ia menekankan peran penting komunitas internasional dalam mendukung upaya perdamaian dan stabilitas, dan memperingatkan potensi konsekuensi dari meningkatnya ketegangan.
Mesir juga mendesak semua pihak untuk menahan diri untuk mencegah eskalasi lebih lanjut di kawasan bentrok antara Iran dan Israel, dengan tujuan menjaga stabilitas dan kesejahteraan penduduknya.
Dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh Kementerian Luar Negeri tadi malam, Mesir menggarisbawahi bahwa eskalasi berbahaya yang terjadi saat ini di antara Iran dan Israel adalah konsekuensi langsung dari kekhawatiran yang telah disoroti sebelumnya.
Mesir secara konsisten memperingatkan bahaya perluasan konflik di wilayah tersebut, khususnya yang berasal dari tindakan militer Israel di Gaza dan manuver provokatif di wilayah tersebut.
Pernyataan tersebut menekankan keterlibatan Mesir yang berkelanjutan dengan seluruh pemangku kepentingan terkait untuk memitigasi situasi, menghentikan eskalasi, dan mencegah kawasan tersebut agar tidak terjerumus ke dalam ketidakstabilan, sehingga menjaga kepentingan rakyatnya.
Sementara itu, Menteri Luar Negeri Yordania Ayman Al-Safadi menekankan bahwa menghentikan agresi Israel di Gaza, mengakhiri pendudukan, dan memajukan solusi dua negara merupakan langkah penting untuk menghentikan eskalasi di wilayah tersebut.
(lam)