Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Rabu, 24 April 2024
home lifestyle muslim detail berita

Menjaga Kesehatan Bagian dari Syariat Islam

mahmuda attar hussein Senin, 06 September 2021 - 09:09 WIB
Menjaga Kesehatan Bagian dari Syariat Islam
ilustrasi muslimah sehat (foto: langit7.id/istock)
skyscraper (Desktop - langit7.id)
LANGIT7.ID - Islam mengajarkan ummatnya untuk menjaga diri dari sesuatu yang buruk. Oleh karena itu, salah satu yang tidak luput dari pedoman hidup ummat Islam adalah menjaga kesehatan tubuh.

Presiden Nusantara Foundation, Imam Shamsi Ali mengatakan, penting bagi ummat Islam memiliki pola hidup sehat sesuai dengan yang telah disebutkan dalam Al-Qur'an dan contoh dari Rasulullah SAW. Sebab, lanjut Imam, kesehatan adalah bagian dari sunnah yang paling penting.

“Ada dua nikmat yang banyak manusia lalai di dalamnya, terutama bagi ummat Islam, yakni waktu dan kesehatan. Maka jangan sampai kesehatan dianggap sebagai subjek orang lain, kita keliru ketika mengatakan bahwa orang beriman hanya perlu menjaga dzikir, dan tidak perlu menjaga kesehatan,” ujarnya dalam Kajian Spesial Muharram yang diadakan Nusantara Foundation “Menjaga Sehat dan Ukhuwah di Tengah Wabah,” Minggu malam (5/9/2021).

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Ustadz Zaidul Akbar menjelaskan, saat ini telah banyak pendakwah yang menyampaikan kajian soal fiqih, muamalah dan lainnya yang berkaitan dengan syariat dalam Islam. Namun, saat sangat sedikit yang berdakwah dalam urusan menjaga kesehatan.

Padahal, makanan menjadi salah satu yang sangat sering disebutkan dalam Al-Qur'an. Lebih dari 90 kali perihal makanan dijelaskan dalam Al-Qur'an.

Sehingga, lanjut Zaidul, kalau saja mengikuti panduan yang ada tersebut, ummat Islam diyakini akan menjadi ummat yang paling sehat. Bahkan bisa dikatakan, sudah seharusnya ummat Islam jauh dari segala penyakit.

“Artinya, makanan ini menjadi bagian yang juga penting, karena pedoman terkait makanan diberikan dengan sangat jelas di Al-Quran. Tidak hanya itu, kesehatan juga bisa berasal dari menjaga pola tidur, Rasulullah SAW pun sangat disiplin dalam urusan tidur. Beliau bahkan diriwayatkan ba’da Isya sudah tidur,” jelasnya.

Zaidul menjelaskan, bahwa Sang Pencipta juga menjadikan malam sebagai waktu untuk manusia beristirahat. Jika hal tersebut dilakukan dengan lalai, urusan tidur pun akan menimbulkan gangguan kesehatan bagi tubuh.

Berkaitan dengan pandemi Covid-19, diyakini Zaidul, orang yang tidurnya kurang juga akan berpengaruh kepada sistem kekebalan tubuh. Artinya, panduan dasar dan sederhana yang ada dalam Islam sudah seharusnya bisa diamalkan, karena ada hikmah di sana.

“Apalagi hal tersebut dicontohkan pula oleh Nabi Muhammad SAW. Maka setiap pelanggaran dari sunnatullah, pasti akan berefek pada tubuh, baik keimanan maupun fisik,” jelasnya.

Berkenaan dengan makanan, ilmu kedokteran juga menyebutkan faktor untuk menjaga kesehatan ini bersumber dari diet atau aturan makanan. Penyebab sebagian besar masalah orang yang berkaitan dengan imunitas dan kondisi tubuh, yakni berlebihan dalam hal makan dan kesalahan dalam pemilihan makanan yang sehat.

“Seperti yang kita ketahui, ummat Islam juga disyariatkan untuk bisa memakan dari sumber makanan yang segar, seperti daging ikan air laut. Ternyata, di era teknologi saat ini kita mendapatkan pemahaman bahwa sebenarnya semakin segar makanan yang kita makan tadi, maka Masya Allah akan semakin banyak manfaat yang kita dapatkan untuk kesehatan,” jelasnya.

Sementara untuk makan yang berlebihan, akan menyebabkan ummat Islam kegemukan atau obesitas. Padahal, Islam sudah memberikan ajaran untuk menjaga pola makan agar tidak terlalu berlebihan.

“Seperti adanya perintah puasa yang disebutkan dalam surat Al-Baqarah ayat 184, di penggalan ujung ayatnya disebutkan ‘Berpuasa itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.’ Jadi seakan-akan Allah ingin kita mengetahui solusi soal imanitas dan imunitas,” jelasnya.

Untuk itu, lanjut Zaidul, kelebihan dalam makan bisa dikendalikan melalui kegiatan puasa. Terlebih, protokol puasa dalam Islam telah disebutkan sangat jelas dan telah dicontohkan Rasulullah dalam kegiatan puasanya di luar Ramadhan.

Sehingga dapat disimpulkan, kelebihan makan atau over eating akan menyebabkan melemahnya imunitas dan iman seorang muslim. Zaidul menambahkan, mencegah over eating melalui puasa akan menjaga pula lisan seseorang dari banyak bicara, yang biasanya dikhawatirkan akan menimbulkan ketidakbermanfaatan.

“Jadi, puasa ini selain tergolong ke dalam bagian untuk meningkatkan iman, juga mengurangi seseorang untuk banyak bicara yang tidak bermanfaat, lalu menguatkan imunnya dengan mengistirahatkan sistem pencernaan tubuh,” jelasnya.

(jqf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Rabu 24 April 2024
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:54
Ashar
15:14
Maghrib
17:52
Isya
19:02
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan