Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Senin, 31 Agustus 2026
home masjid detail berita

KH Miftachul Akhyar Jelaskan 3 Tingkatan Dzikir

tim langit 7 Senin, 13 Mei 2024 - 07:00 WIB
KH Miftachul Akhyar Jelaskan 3 Tingkatan Dzikir
ilustrasi
LANGIT7.ID-, Jakarta- - Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Miftachul Akhyar menjelaskan tiga tingkatan dzikir seseorang kepada Allah. Pertama, adalah dzikir yang sekadar diucapkan dari lisan, tapi hatinya tidak ingat kepada Allah. Dzikir semacam ini adalah kelas yang paling bawah.

"Karena lupa (tidak ingat Allah) yang begitu itu kalau disabari, ditekuni lama-lama akan naik. Semula lupa, akhirnya ingat. Lha ini adalah maqam yang pertama. Belum hudur (hadir hatinya)," katanya saat mengisi kajian rutin Syarah Al-Hikam di akun Youtube Multimedia KH Miftachul Akhyar, diakses NU Online, Sabtu (11/5/2024).

Orang yang zikirnya masih berada di tingkatan tersebut, hendaknya terus mengistikamahkan berzikir. Karena untuk mencapai tingkatan yang lebih tinggi menurut Kiai Miftach memang butuh latihan.

Baca juga:4 Keutamaan Bulan Dzulqa'dah

"Kalau lisan dan hati tidak bisa berzikir bersamaan, jangan ditinggalkan zikir. Terus berzikir. Tidak apa-apa, zikir terus. Begitu ingat Allah, tekanan zikirnya ditambah lagi," ajakanya.

Pengasuh Pondok Pesantren Miftachus Sunnah Surabaya, Jawa Timur ini melanjutkan penjelasan tingkatan zikir yang kedua, yaitu zikir yang hatinya sudah ingat atau hadir kepada Allah. Begitu lisan berzikir, hatinya juga ingat akan Allah.

"Hudur (hatinya hadir) itu maqam yang kedua. Hatinya sudah hadir, madep (menghadap) kepada Allah," terang Kiai Miftach, sapaan kesehariannya.

Sementara tingkatan zikir yang ketiga adalah zikir yang hatinya selalu ingat hanya kepada Allah, tidak pernah ingat yang lain selain kepada-Nya. Zikir ini, kata Kiai Miftach, memiliki nilai yang tentu sangat tinggi, jauh lebih tinggi dari dua tingkatan yang disebutkan sebelumnya.

"Lalu naik lagi, sudah tak ingat lagi selain kepada Allah. Hanya ingat kepada Allah. Nah ini maqam yang ketiga. Maqam yang tinggi nilainya adalah maqam yang ketiga ini," ujarnya.

Kiai Miftach menegaskan, manusia perlu terus meningkatkan kualitas zikirnya kepada Allah sehingga bisa menggapai maqam yang lebih tinggi. Meski tentu saja untuk naik kelas, waktu yang dibutuhkan setiap individu cenderung berbeda-beda. Sebagian lambat, lebih cepat, sebagian yang lain bisa saja stagnan.

"Zikir yang kelasnya paling tinggi adalah zikir yang tidak ingat selain Allah swt. Dan itu bisa dicapai oleh siapa saja. Kita harus punya keinginan untuk itu. Karena tidak sulit Allah menganugerahkan maqam itu kepada siapapun," tuturnya.

Kiai Miftach menyampaikan, seseorang perlu terus berlatih untuk bisa meningkatkan kualitas zikirnya. Cara yang paling mudah sebagai latihan adalah membiasakan menyertai setiap aktivitas yang dilakoni dengan selalu berzikir. Kendati hanya dengan lisan dan hatinya belum ingat Allah.

"Jadi, berzikir bagaimanapun keadaannya harus kita lakukan. Jangan sampai lupa. Di dapur pun zikir. Kecuali tempat-tempat yang jorok, cukup hatinya saja yang zikir," ucapnya.

(ori)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Senin 31 Agustus 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:57
Ashar
15:14
Maghrib
17:56
Isya
19:05
Lihat Selengkapnya
right-3 (Desktop - langit7.id)
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan