Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 14 Juni 2024
home global news detail berita

Rashdul Qiblah Terjadi pada 27 dan 28 Mei 2024, Waktunya Cek Ulang Arah Kiblat

esti setiyowati Kamis, 23 Mei 2024 - 07:00 WIB
Rashdul Qiblah Terjadi pada 27 dan 28 Mei 2024, Waktunya Cek Ulang Arah Kiblat
Kementerian Agama (Kemenag) RI meminta masyarakat untuk mengecek ulang arah kiblat pada 27 dan 28 Mei mendatang.Foto/ist
LANGIT7.ID-, Jakarta- - Kementerian Agama (Kemenag) RI meminta masyarakat untuk mengecek ulang arah kiblat pada 27 dan 28 Mei mendatang. Imbauan ini terkait akan peristiwa Istiwa A’zam atau Rashdul Kiblat.

"Peristiwa Istiwa A'zam atau Rashdul Kiblat akan terjadi pada hari Senin dan Selasa, 27 dan 28 Mei 2024, bertepatan dengan 18 dan 19 Zulkaidah 1445 H pada pukul 16:18 WIB atau 17:18 WITA. Saat itu, matahari akan melintas tepat di atas Kakbah," kata Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah, Adib, dikutip dari laman Kemenag, Rabu (22/5/2024).

Lalu apa itu Istiwa A'zam atau Rashdul Qiblah?

Istiwa A’zam adalah momen di mana matahari melintas tepat di atas Kakbah. Di masa ini arah kiblat searah dengan matahari yang ditandai dengan bayang-bayang benda tegak lurus yang akan membelakangi arah kiblat.

Baca juga:Punya Makna Berbeda, Inilah Waktu Tepat Ucapkan Masya Allah & Subhanallah

Mengacu pada tinjauan astronomi/ilmu falak, ada beberapa teknik yang dapat digunakan untuk memverifikasi arah kiblat, di antaranya menggunakan kompas, theodolite, serta fenomena rashdul kiblat tersebut.

"Ini adalah waktu yang tepat bagi kita, umat Islam Indonesia untuk kembali mengecek arah kiblat," ujarnya.

Berikut cara menentukan arah kiblat menggunakan Istiwa Azam atau Rashdul Qiblah:

1. Tentukan tempat yang akan diketahui arah kiblat, cari lokasi yang rata dan terkena cahaya Matahari.

2. Sediakan tongkat lurus atau benda tegak tidak berongga lainnya seperti spidol, papan tulis, botol plastik, dan sebagainya. Jika tersedia, Anda dapat menggunakan benang berbandul.

3. Siapkan jam yang sudah dikalibrasikan dengan BMKG, RRI, atau Telkom.

4. Tancapkan tongkat di atas permukaan tanah dan pastikan tongkat benar-benar tegak lurus (90 derajat dari permukaan tanah). Atau gantungkan benang berbandul tadi.

5. Tunggu hingga waktu Istiwa Azam atau Rashdul Qiblah tiba. Kemudian amati bayangan tongkat atau benang pada waktu tersebut. Tandai ujung bayangan, kemudian tariklah garis lurus dengan pusat bayangan (tongkat atau bandul). Garis lurus yang menghadap dari ujung ke pusat bayangan merupakan arah kiblat tempat tersebut.

(ori)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 14 Juni 2024
Imsak
04:29
Shubuh
04:39
Dhuhur
11:57
Ashar
15:17
Maghrib
17:49
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan