Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Ahad, 25 Februari 2024
home wirausaha syariah detail berita

Ekonomi Syariah Sulit Berkembang, Wakaf Jadi Andalan Pembiayaan

mahmuda attar hussein Selasa, 07 September 2021 - 06:34 WIB
Ekonomi Syariah Sulit Berkembang, Wakaf Jadi Andalan Pembiayaan
Ilustrasi pembiayaan syariah sebagai penopang geliat ekonomi syariah di Tanah Air. Foto: Langit7.id/iStock
LANGIT7.ID, Jakarta - Ikatan Alumni Institut Teknologi Bandung mendirikan Yayasan Wakaf dan Infak Insan Tauhid Bermanfaat (WI-ITB) yang diharapkan dapat memberikan kekuatan dan kontribusi dalam pengembangan ekonomi syariah di tanah air.

Ketua Yayasan WI-ITB, Chridono Utomo mengatakan, saat ini ekonomi dan keuangan syariah sedang gencar didorong dalam perkembangannya. Namun, selama kurang lebih 20 tahun berjalan, ternyata jika dilihat dari segi market share masih terbilang kecil, yakni sekitar enam persen.

Baca Juga: Tips Buka Toko Online Bisa Langsung Laris

"Sebetulnya menurut kami itu adalah suatu kegagalan bersama. Mudah-mudahan dari program yayasan WI-ITB ini bisa berkontribusi secara out of the box. Di mana WI-ITB akan menjadi kekuatan yang diharapkan bisa memberikan kontribusi dalam market share yang lebih besar," kata Utomo di Webinar dan Infak sebagai Solusi Pengembangan Ekonomi Umat, Senin (6/9/2021).

Dia meyakini, dengan kontribusi keuangan sosial Islam dapat mewujudkan perkembangan perekonomian syariah sesuai target yang diharapkan. Terlebih dengan SDM dari alumni Institut Teknologi Bandung dan dukungan pihak terkait juga akan memberikan dampak luar biasa.

Sementara itu, diwaktu yang sama, Ahli Ekonomi Syariah sekaligus Pengawas Yayasan WI-ITB, Yulizar D Sanrego menuturkan, untuk mewujudkan hal tersebut diperlukan dukungan dari para pelaku ekonomi agar dapat menyelaraskan isu keuangan sosial dan komersial. Pasalnya, krisis pandemi Covid-19 yang saat ini sedang melanda dunia menegaskan bahwa kehidupan manusia tidak cukup hanya melalui pendekatan ekonomi saja.

Menurutnya, pandemi yang terjadi memberikan pelajaran bahwa keberlangsungan hidup ummat manusia membutuhkan uluran tangan dari orang lain. Sehingga sudah menjadi sunnatullah bagi setiap kalangan untuk senantiasa saling memberikan dukungan dan pertolongan.

Baca Juga: UMKM Terdampak Pandemi di Palembang Ingin Dapat BPUM, Ini Syaratnya

"Saya ingin tegaskan, isu sosial telah menjadi concern utama bagi para pemimpin bangsa terdahulu. Jadi tidak hanya sebatas dari sisi materi, tapi soal jiwa yang juga menjadi isu bersama dalam konteks bernegara," ucapnya.

Dari data UNSDG pada 2018 disebutkan, negara berkembang telah mengalami kesenjangan pendanaan tahunan sebesar 2,5 triliun dolar Amerika Serikat. Sementara di Indonesia, dalam skala nasional dana masyarakat juga tersendat karena karena beberapa kendala, termasuk kebijakan pembangunan infrastruktur yang secara tidak langsung seharusnya dana yang digunakan dialokasikan menjadi bantuan sosial kepada masyarakat.

"Itu yang menjadikan saluran kredit masyarakat tersendat, sehingga UMKM termasuk ekonomi kreatif ini lumayan megap-megap untuk mendapatkan pembiayaan. Bagi saya pribadi, lebih cenderung integrasi dalam konteks saling mendukung. Jadi uang masyarakat dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur, tapi dampaknya juga harus langsung terasa oleh masyarakat, karena selama ini saya rasa dampaknya juga masih belum terasa secara langsung," ungkapnya.

Baca Juga:

Marak Tren Digital, STMM Siapkan SDM Siap Masuk di Sektor Ekonomi Kreatif

Kemenkeu Sebut Realisasi PEN Capai Rp326,74 Triliun, Ini Rinciannya!


(asf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Ahad 25 Februari 2024
Imsak
04:32
Shubuh
04:42
Dhuhur
12:09
Ashar
15:16
Maghrib
18:16
Isya
19:26
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سَبَّحَ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah. Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan