Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Ahad, 24 Mei 2026
home lifestyle muslim detail berita

Bolehkah Berenang saat Haid? Ini Mitos dan Faktanya!

esti setiyowati Sabtu, 31 Agustus 2024 - 08:00 WIB
Bolehkah Berenang saat Haid? Ini Mitos dan Faktanya!
ilustrasi
langit7-Jakarta,- - Banyak mitos seputar menstruasi pada wanita, salah satunya adalah mengenai boleh atau tidaknya berenang saat haid. Saat menstruasi umumnya wanita khawatir darah haid akan bocor ke dalam air kolam renang.

Sejatinya menstruasi bukan penghalang bagi wanita untuk tetap melakukan aktivitas, termasuk olahraga seperti berenang. Dari sudut pandang medis, tidak ada larangan untuk berenang saat menstruasi.

Menurut Dr. Jacqueline Ho, MD, ahli endokrinologi reproduksi dan infertilitas di Keck Medicine of USC, berenang saat menstruasi aman dilakukan dan tidak meningkatkan risiko infeksi.

Bahkan berenang saat haid disebut dapat meringankan nyeri atau kram perut. Sementara menyinggung kekhawatiran mengenai pendarahan di kolam renang, Dr Ho mengatakan aliran darah menstruasi cenderung berkurang atau bahkan terhenti sementara saat berada di dalam air.

“Darah biasanya mengalir keluar dari rahim menuju vagina melalui leher rahim karena gravitasi. Tekanan air menurunkan aliran saat berenang, “ ungkap Dr Ho seperti dikutip dari Halodoc, Jumat (30/8/2024).

Mitos dan Fakta seputar Berenang saat Haid

Setelah mengetahui bahwa berenang saat haid itu aman, mungkin Anda penasaran dengan berbagai mitos dan fakta yang berkembang. Berikut ini beberapa di antaranya:

1. Berenang saat Haid Membuat Air Kolam Menjadi Kotor

Ini adalah mitos. Faktanya, dengan menggunakan tampon atau menstrual cup, darah menstruasi tidak akan mencemari kolam. Di dalam air, aliran darah juga sangat sedikit.

2. Darah Menstruasi Mengubah Warna Air Kolam Menjadi Merah

Mitos ini tidak benar. Tekanan air kolam dapat memperlambat aliran darah menstruasi, sehingga tidak akan terlihat oleh mata telanjang.

3. Berenang saat Haid Berbahaya Karena Menarik Predator

Ini adalah mitos yang berkembang terutama untuk berenang di laut. Namun, hingga saat ini, tidak ada bukti bahwa hiu lebih tertarik pada wanita yang sedang menstruasi.

4. Berenang saat Haid Rentan Terhadap Infeksi

Risiko terkena infeksi saat berenang sangat kecil. Meski demikian, air yang diklorinasi dapat menyebabkan infeksi jamur atau bakterial vaginosis, namun dapat diatasi dengan membilas area tubuh dengan air bersih setelah berenang.

Tips Aman Berenang saat Haid

Jika ingin tetap berenang saat haid, berikut beberapa tips yang bisa diikuti:

1. Hindari menggunakan pembalut saat berenang karena dapat menyerap air dan menyebabkan ketidaknyamanan.

2. Gunakan tampon atau menstrual cup yang dirancang untuk berenang. Tampon sangat direkomendasikan karena ringan dan nyaman.

3. Ganti tampon segera setelah berenang dan hindari penggunaan lebih dari 8 jam untuk mencegah risiko sindrom syok toksik.

4. Kenakan baju renang khusus yang dirancang untuk menstruasi, yang dapat menahan atau menyerap darah.

5. Pastikan untuk mengganti dan membersihkan pakaian renang atau pakaian dalam secara berkala.

Alternatif Olahraga saat Haid

Selain berenang, ada beberapa olahraga lain yang bisa dilakukan saat menstruasi, seperti:

1. Jalan Kaki

Jalan kaki merupakan olahraga ringan yang dapat membantu menjaga kesehatan fisik dan suasana hati selama menstruasi.

2. Bersepeda

Bersepeda dapat membantu meredakan kram perut dan nyeri punggung yang sering muncul saat haid.

3. Senam Ringan

Senam aerobik dapat meningkatkan sirkulasi darah dan mengurangi kram menstruasi.

4. Yoga dan Pilates

Olahraga ini membantu meregangkan otot dan memberikan rasa rileks, meskipun harus dilakukan dengan hati-hati.

(ori)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Ahad 24 Mei 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:53
Ashar
15:14
Maghrib
17:47
Isya
19:00
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)