LANGIT7.ID-, Jakarta- - PSSI berencana meluncurkan sistem Fans ID sebagai langkah revolusioner dalam pembelian tiket pertandingan Timnas Indonesia. Informasi ini diungkapkan oleh Arya Sinulingga, anggota Exco PSSI, dalam episode terbaru Podcast BebAS di channel YouTube pribadinya.
"Kita akan bikin fans ID. Jadi sebelum Anda mau beli tiket, Anda harus jadi member. Kalau nggak jadi member, Anda nggak bisa beli tiket," jelas Arya, Jumat (4/10/2024).
Sistem ini bertujuan untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan suporter di stadion.
Baca juga:
PSSI Bidik Pemain Asing Baru untuk Timnas, Siapa Mereka?
Dengan Fans ID, setiap pembeli tiket harus mendaftar menggunakan KTP dan foto wajah. "Teman-teman harus daftar pakai KTP, pakai wajah. Kemudian nanti boleh beli tiket," tambah Arya. Langkah ini diambil untuk mencegah praktik percaloan dan memastikan bahwa tiket jatuh ke tangan yang tepat.
Arya mengakui bahwa sistem baru ini mungkin akan sedikit merepotkan suporter. Namun, ia meyakini bahwa langkah ini diperlukan demi kebaikan sepak bola Indonesia. "Tujuannya apa? Supaya jangan lagi ada calo-calo. Supaya nama wajahnya tercantum di pembelian," tegasnya.
Selain Fans ID, PSSI juga berencana menggunakan jasa event organizer (EO) profesional untuk mengelola keamanan di dalam stadion. "Kita sudah bikin tender untuk EO pengamanan di stadion. Di luar sih kita tetap mengutamakan kepolisian. Tapi untuk kenyamanan penonton, semua suporter, itu kita sudah sewa EO," ungkap Arya.
Baca juga:
Kontras Naturalisasi di ASEAN: Indonesia Sukses, Malaysia GagalLangkah-langkah ini merupakan bagian dari upaya PSSI di bawah kepemimpinan Erick Thohir untuk melakukan perubahan secara bertahap dan terukur. "Seperti janji kita sebelumnya, kita ini mau melakukan perubahan besar. Tapi bertahap, ada tahapan-tahapan yang gak mungkin kita gak lalui supaya semua bagus," jelas Arya.
PSSI berharap dengan adanya sistem Fans ID dan peningkatan keamanan stadion, pengalaman menonton pertandingan Timnas Indonesia akan menjadi lebih nyaman dan aman bagi suporter. "Kita pingin smooth dan bagus semua," tambah Arya.
Meski demikian, PSSI juga terbuka terhadap masukan dan kritik dari suporter. "Perbaikan-perbaikan akan terus dilakukan oleh PSSI. Kritik-kritik terhadap PSSI akan kita pakai sebagai alat perbaikan. Makanya kami butuh terus kritikan," tutup Arya.
Dengan rencana penerapan Fans ID ini, PSSI berharap dapat menciptakan ekosistem sepak bola yang lebih teratur dan aman di Indonesia. Suporter diharapkan dapat beradaptasi dengan perubahan ini demi kemajuan persepakbolaan nasional.
(lam)