Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 13 April 2024
home edukasi & pesantren detail berita

Ingin Punya Anak Shaleh? Persiapkan Sejak Masih Jomblo

Muhajirin Sabtu, 09 Oktober 2021 - 19:36 WIB
Ingin Punya Anak Shaleh? Persiapkan Sejak Masih Jomblo
Ilustrasi bayi muslimah (foto: langit7.id/istock)
skyscraper (Desktop - langit7.id)
LANGIT7.ID - Dalam Islam, pendidikan anak merupakan perkara yang sangat krusial. Termaktub dalam Al-Qur’an tuntunan dalam mendidik, bahkan sebelum anak itu lahir. Itu tercermin dalam kisah keluarga Imran dalam surah Ali Imran ayat 35-36.

“(Ingatlah), ketika istri Imran berkata, “Ya Tuhanku, sesungguhnya aku bernazar kepada-Mu, apa (janin) yang dalam kandunganku (kelak) menjadi hamba yang mengabdi (kepada-Mu), maka terimalah (nazar itu) dariku. Sungguh, Engkaulah Yang Maha Mendengar, Maha Mengetahui. Maka ketika melahirkannya, dia berkata, “Ya Tuhanku, aku telah melahirkan anak perempuan.” Padahal Allah lebih tahu apa yang dia lahirkan, dan laki-laki tidak sama dengan perempuan. ”Dan aku memberinya nama Maryam, dan aku mohon perlindungan-Mu untuknya dan anak cucunya dari (gangguan) setan yang terkutuk.”

Maka mendidik anak bukan perkara mudah, perlu dirancang sedemikian rupa bahkan sebelum melangkah ke jenjang pernikahan. Upaya ini bisa dilakukan sejak seseorang mencari pasangan. Saat mencari pasangan, seorang muslim harus berpegang teguh pada nilai-nilai agama, karena mendidik anak akan ditanggung berdua.

Islam mengajarkan seorang muslim mencari pasangan berdasarkan akhlak atau agamanya, bukan ketampanan atau kecantikan. Paras indah hanya memberikan kepuasan secara visual, tak bisa mendatangkan kebahagiaan hakiki. Mencari pasangan ibarat menanam biji-biji. Pohon yang baik pasti berasal dari biji yang bagus.

Masa pranikah atau pra konsepsi merupakan masa persiapan individu dewasa menuju masa konsepsi atau pernikahan. Ini bertujuan untuk melahirkan keturunan atau membentuk generasi yang sesuai dengan tuntunan agama.

Meskipun pada periode ini wujud manusia belum berbentuk, namun hal ini berkaitan dengan bibit manusia yang sangat berpengaruh pada kualitas generasi yang dilahirkan kelak. Ada beberapa hal yang bisa dilakukan pada periode ini, antara lain:

1. Memilih Pasangan yang Shalih dan Shalihah

“Perempuan itu dinikahi karena empat pertimbangan; karena hartanya, keturunannya, kecantikannya dan karena agamanya. Dapatkanlah wanita yang memiliki agama, akan beruntunglah kamu.(HR. Bukhari Muslim)

Hadits tersebut tidak hanya berlaku bagi laki-laki dalam mencari calon istri, tetapi juga berlaku bagi perempuan saat ingin menentukan calon suami. Keempat kriteria itu sama-sama berhak dimiliki baik oleh laki-laki maupun perempuan. Pasangan idel seperti gambaran hadits tersebut akan membuat tujuan pernikahan tercapai.

2. Mencari Nafkah yang Halal

Setelah membangun bahtera rumah tangga, maka nafkah untuk anak istri wajib didapatkan dengan cara yang baik dan halal. Ini karena makanan yang dikonsumsi oleh suami maupun istri akan menjadi bahan terbentuknya ovum dan sperma sebagai embrio pembentukan janin.

Hal itu dijelaskan dalam Surah Al-Maidah ayat 88. Allah Ta’ala berfirman: “Dan makanlah makanan yang halal lagi baik dari apa yang Allah telah rizkikan kepadamu, dan bertakwalah kepada Allah yang kamu beriman kepada-Nya.”

Dalam tafsir Al-Misbah, Prof Quraish Shihab menjelaskan, kata ‘makan’ dalam ayat di atas adalah segala aktivitas manusia. Kata ‘Makan’ merupakan kebutuhan pokok manusia. Selain itu, makanan mendukung aktivitas manusia. Tanpa energi dari makanan, manusia lemah dan tidak bisa berbuat apa-apa.

Maka itu, suami harus memastikan semua nafkah yang didapat berasal dari bahan halal dan baik. Baik dari segi makanannya (dzat) maupun cara memperolehnya.

Dua poin di atas merupakan upaya yang dapat dilakukan dalam memberikan pendidikan ataupun penanaman karakter untuk calon calon buah hati.

Sumber: Tausiyah Ustadz Abdul Aziz, M.Pd, Ustadz di cariustadz.id

(jqf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 13 April 2024
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:57
Ashar
15:14
Maghrib
17:56
Isya
19:05
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ
Katakanlah (Muhammad), “Dialah Allah, Yang Maha Esa.
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan