Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Kamis, 22 Februari 2024
home edukasi & pesantren detail berita

Urusi Orang Tua di Hari Senja, Jadi Wasilah Anak Masuk Surga

ahmad zuhdi Senin, 11 Oktober 2021 - 21:04 WIB
Urusi Orang Tua di Hari Senja, Jadi Wasilah Anak Masuk Surga
Ilustrasi anak berbakti yag selalu sayang ibunya sepanjang masa. Foto: Langit7.id
LANGIT7.ID, Jakarta - Kewajiban birrul walidain atau berbakti kepada orang tua bukan saja tanggung jawab putra sulung (anak pertama) atau putra bungsu (anak terakhir), tetapi merupakan tanggung jawab semua anak-anaknya untuk mendoakan, berbakti, menjaga, merawat, dan bertutur kata dengan penuh rasa hormat dan tulus. Termasuk menjaga di hari tua tatkala usianya semakin berkurang.

Berbakti kepada orang tua, merupakan peluang atau wasilah masuk ke dalam surga. Tentu, bagi setiap mukmin meyakini dan mengimani apa yang disampaikan oleh Allah dan Rasulnya serta diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga: Ridha Allah Tergantung Orang Tua, Jangan Lupa Doakan Ibu Bapakmu

Dalam hadits riwayat Abu Hurairah radhiyallahu anhu, secara tersirat Rasulullah menyampaikan bahwa berbakti kepada orang tua dapat menjadi sebab seseorang dimasukkan ke dalam surga. Bahkan beliau mengulang sampai tiga kali bahwa celakalah orang yang tidak masuk surga karena tidak dapat berbakti kepada orang tua.

رَغِمَ أَنْفُهُ ، ثُمَّ رَغِمَ أَنْفُهُ،ثُمَّ رَغِمَ أَنْفُهُ “. قِيلَ : مَنْ يَا رَسُولَ اللَّهِ ؟ قَالَ : ” مَنْ أَدْرَكَ وَالِدَيْهِ عِنْدَ الْكِبَرِ، أَحَدَهُمَا أَوْ كِلَيْهِمَا، ثُمَّ لَمْ يَدْخُلِ الْجَنَّةَ “.

Dari Abu Hurairah Ra, ia berkata: Rasulullah Saw bersabda: "Sungguh kecewa, sungguh kecewa, sungguh kecewa (dan hina), siapa yang mendapatkan salah satu orang tuanya atau keduanya sampai usia lanjut, kemudian ia tidak dapat masuk surga (karena tidak dapat berbakti kepada mereka)". (HR Muslim).

Baca Juga: 4 Ayat dalam Al-Quran tentang Birrul Walidain yang Wajib Kita Amalkan

Bahkan, meskipun pahala dan keutamaan berjihad di jalan Allah (jihad fii sabilillah) lebih tinggi, namun Rasulullah menganjurkan agar seseorang berbuat baik kepada orang tua sebelum melaksanakan jihad. Hal tersebut direkam oleh sahabat Abdullah bin Amr bin Ash radhiyallahu anhu ia berkata:

"Seorang laki-laki datang kepada Nabi Saw, maka ia meminta izin untuk pergi berperang, maka Nabi bertanya: "Apakah kedua orang tuamu masih hidup? Ia menjawab: Ya!, maka sabda Nabi: "Pada mereka berdua berjuanglah kamu (dengan berbuat baik kepadanya". (HR Bukhari).

Subhanallah, begitu besarnya pedoman dasar dalam al-Qur'an dan hadits tentang anjuran berbuat baik kepada orang tua serta balasan yang dijanjikan. Semoga kita diberikan keikhlasan, kesabaran, dan ketaatan dalam berbakti kepada kedua orang tua dan amal saleh yang dilakukan menjadi pemberat timbangan kebajikan di yaumil mizan kelak. Aamiin.

Baca Juga:

Menelusuri Jejak Jalur Dakwah Pendiri Gontor di Palembang dan Sumbagsel

Ingin Punya Anak Shaleh? Persiapkan Sejak Masih Jomblo


(asf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Kamis 22 Februari 2024
Imsak
04:32
Shubuh
04:42
Dhuhur
12:10
Ashar
15:18
Maghrib
18:17
Isya
19:27
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan