alexametrics
kalender Rabu, 19 Januari 2022
home home & garden detail berita
Ciptakan Hunian yang Islami, Perhatikan 5 Posisi Ruangan Ini
Fifiyanti Abdurahman Sabtu, 08 Januari 2022 - 08:23 WIB
Ciptakan Hunian yang Islami, Perhatikan 5 Posisi Ruangan Ini
Ilustrasi rumah tinggal. Foto: LANGIT7/iStock
LANGIT7.ID - , Jakarta - Menentukan posisi yang tepat pada setiap ruangan di dalam rumah menjadi hal yang sangat penting, untuk membuat penghuninya nyaman. Karena rumah merupakan tempat berteduh dan tempat menghabiskan waktu setelah beraktivitas seharian penuh.

Indonesia, sebagai negara berpenduduk mayoritas Muslim mendambakan hunian yang Islami. Rumah tinggal yang mengedepankan konsep dan nilai sesuai ajaran Islam dalam tata ruangnya.

Baca juga: Bukan Cuma Mimpi, Wujudkan Perpustakaan Mini di Rumah Tinggal dengan Cara Sederhana Ini

1. Bangunan Rumah

Ciptakan Hunian yang Islami, Perhatikan 5 Posisi Ruangan Ini

Foto: iStock


Hunian yang baik adalah yang bisa mengakomodir kebutuhan dari penghuninya. Salah satunya adalah kewajiban shalat 5 waktu. Rumah yang menghadap kiblat lebih baik karena memudahkan penghuni atau tamu yang berkunjung saat hendak shalat. Selain itu, perlu juga diperhatikan arah mata angin, masuknya cahaya matahari, hingga sirkulasi udara yang baik. Karena faktor-faktor tersebut menunjang kesehatan si pemilik rumah.

2. Kamar Tidur

Ciptakan Hunian yang Islami, Perhatikan 5 Posisi Ruangan Ini

Foto: Pinterest


Kamar merupakan ruangan terpenting yang ada di dalam rumah. Maka dari itu, posisi tempat tidur hingga dekorasi kamar hendaknya dibuat sedemikian nyaman. Untuk posisi tempat tidur, kepala anda harus berada di arah kiblat. Terkait dekorasi kamar, dekorlah sesuai dengan karater Anda.

Hindari memasang atau memajang hiasan dengan bentuk yang menyerupai mahluk ciptaan Allah SWT seperti binatang atau patung manusia. Perhatikan juga kebersihan kamar untuk menambah kenyamaan saat beristirahat.

Nabi Muhammad SAW pernah bersabda, “Jika salah seorang diantara kalian akan tidur, hendaklah mengambil potongan kain dan mengibaskan tempat tidurnya dengan kain tersebut sambil mengucapkan ‘bismillah’, karena ia tidak tahu apa yang terjadi sepeninggalnya tadi.” (HR. Al-Bukhari: 6320, Muslim: 2714, At-Tirmidzi: 3401 dan Abu Dawud: 5050).

3. Kamar Mandi

Ciptakan Hunian yang Islami, Perhatikan 5 Posisi Ruangan Ini

Foto: iStock


Kamar mandi adalah tempat membersihkan diri dari kotoran yang ada pada badan setelah beraktivitas. Dalam membuat kamar mandi, ajaran Islam tidak membolehkan membangun toilet atau kloset yang menghadap atau membelakangi kiblat. Karena kamar mandi juga berfungsi sebagai tempat buang air besar dan air kecil.

4. Dapur

Ciptakan Hunian yang Islami, Perhatikan 5 Posisi Ruangan Ini

Foto: Pinterest


Posisi dapur hendaknya diletakkan di bagian rumah paling dalam atau paling belakang, tujuannya agar tidak terlihat oleh tamu. Selain itu, antara dapur dan ruangan lainnya harus diberi pembatas atau penyekat, karena dapur termasuk wilayah privasi bagi pemilik rumah menyiapkan makanan.

Baca juga: Jangan Asal-asalan, Ini 5 Aturan Kamar Mandi yang Baik dan Islami

Kemudian, ruangan dapur janganlah dibuat terlalu besar, seadanya saja asalkan nyaman dan bersih.

5. Mushala

Ciptakan Hunian yang Islami, Perhatikan 5 Posisi Ruangan Ini

Foto: Pinterest


Dalam membangun rumah, siapkanlah juga ruangan untuk digunakan salat atau mushala kecil yang muat untuk seluruh keluarga anda. Tujuannya agar anda dan keluarga merasa lebih dekat dengan Allah SWT. Perhatikan posisi musala sebagai penunjuk kiblat yang jelas.
(est)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Rabu 19 Januari 2022
Imsak
04:20
Shubuh
04:30
Dhuhur
12:07
Ashar
15:30
Maghrib
18:19
Isya
19:33
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Baqarah:14 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
وَاِذَا لَقُوا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا قَالُوْٓا اٰمَنَّا ۚ وَاِذَا خَلَوْا اِلٰى شَيٰطِيْنِهِمْ ۙ قَالُوْٓا اِنَّا مَعَكُمْ ۙاِنَّمَا نَحْنُ مُسْتَهْزِءُوْنَ
Dan apabila mereka berjumpa dengan orang yang beriman, mereka berkata, “Kami telah beriman.” Tetapi apabila mereka kembali kepada setan-setan (para pemimpin) mereka, mereka berkata, “Sesungguhnya kami bersama kamu, kami hanya berolok-olok.”