alexametrics
kalender Rabu, 19 Januari 2022
home lifestyle muslim detail berita
Sulit Bangun Pagi Tanpa Bunyi Alarm? Ini Kata Ahli
Fifiyanti Abdurahman Kamis, 13 Januari 2022 - 06:07 WIB
Sulit Bangun Pagi Tanpa Bunyi Alarm? Ini Kata Ahli
Seorang pria menutup telinga mendengar suara alarm di pagi hari. Foto: LANGIT7/iStock
LANGIT7.ID - , Jakarta - Kapan terakhir kali Anda merasa memasang alarm dapat mengubah hari? Saat Anda merasa alarm adalah cara untuk bangun pagi, ini saat yang tepat untuk Anda mengubah kebiasaan tersebut.

Bangun pagi tepat waktu adalah cara yang baik untuk memulai hari. Alarm bisa jadi perangkat yang membantu untuk Anda bangun di awal hari. Namun, bukan berarti itu jadi solusi utama.

Baca juga: Setel Alarm dari Sekarang, Ini Waktu Terbaik Shalat Tahajud

Rutin bangun pagi bisa meningkatkan energi sepanjang hari sekaligus bisa membuat Anda mudah beristirahat di malam hari. Tak heran bila para spesialis tidur merekomendasikan untuk mengatur waktu tidur dan bangun yang harus dipatuhi. Bahkan, di akhir pekan.

“Konsistensi jadwal tidur Anda sebenarnya yang memberi Anda energi,” kata psikolog klinis Michael Breus, Ph.D., seperti dilansir dari Mind Body Green, Kamis (13/1/2022).

Menurut spesialis tidur bersertifikat tersebut, jika Anda dapat menemukan waktu bangun yang cocok dengan pola tidur bawaan tubuh Anda (juga dikenal sebagai kronotipe tidur Anda), "Anda akan memiliki lebih banyak energi"

Seiring waktu, tubuh Anda akan terbiasa untuk bangun pada saat ini dan melakukannya secara alami. Jadi, Anda tidak harus memasang alarm dengan suara ombak atau paduan suara yang menggelegar untuk menunjukkan hari sudah pagi.

Tetapi, jika Anda belum terbiasa dengan bangun pagi, sudah pasti alarm bisa membantu Anda untuk membuatnya menjadi rutinitas harian. Meski pada akhirnya, Anda akan memencet tombol tunda.

Alarm tidak akan memberi Anda cukup waktu untuk masuk ke tahap tidur yang lebih dalam. Malah yang terjadi, Anda akan tersentak dalam tidur berulang kali, hingga pada akhirnya hari Anda dilalui dengan rasa grogi dan terburu-buru.

"Tidak ada yang menang," kata psikiater holistik Ellen Vora, M.D. "Anda tidak mendapatkan istirahat yang baik, dan Anda juga tidak dapat menikmati pagi yang santai,".

Apa yang digunakan para ahli?

Untuk menemukan alarm terbaik untuk Anda, Anda harus mempertimbangkan kebiasaan tidur pribadi Anda. Jika Anda selalu menekan tombol snooze, jam kuno yang tidak memilikinya mungkin cocok untuk Anda.

Namun, para ahli punya pilihan lain yaitu menggunakan "alarm" lampu matahari yang dapat mensimulasikan matahari terbit secara bertahap melalui teknologi lampu. Masuk akal bahwa ini disukai oleh spesialis tidur, mengingat ada sains nyata yang mendukungnya.

Mengekspos diri Anda pada cahaya terang di pagi hari—dan sepanjang hari—telah terbukti membantu menjaga ritme sirkadian Anda tetap pada jalurnya. Untuk selanjutnya, menjaga siklus tidur dan bangun Anda lebih konsisten.

Psikiater Nishi Bhopal, M.D.yang mengkhususkan diri dalam pengobatan tidur, mengatakan bahwa lampu Philips yang dia gunakan membantunya bangun dengan perasaan lebih waspada.

"Itu hanya memudahkan Anda dalam keadaan terjaga," katanya. "Ini jauh lebih tidak menggelegar daripada jam alarm kuno, atau bahkan alarm di ponsel Anda."

Jika Anda pernah mendengar orang menggunakan lampu matahari untuk menyesuaikan dengan perubahan musiman dalam cahaya, alarm ini bekerja dengan cara yang sama. Dengan meniru cahaya matahari di pagi hari, alarm ini mengirim sinyal yang jelas ke tubuh bahwa sudah waktunya untuk bangun dan pergi.

Baca juga: Jangan Tidur setelah Subuh dan 2 Hal Lain yang Jadi Penghambat Rezeki

"Paparan pagi hari terhadap cahaya terang merangsang fotoreseptor di retina kita, mematikan kadar melatonin dan memungkinkan kortisol meningkat," ahli imunologi Heather Moday, M.D. "Ini juga meningkatkan produksi serotonin—salah satu hormon perasaan baik kita."

Orang yang tidur nyenyak dan mereka yang memakai masker mata ke tempat tidur dapat memprogram jam ini untuk mengeluarkan suara juga. Tetapi Bhopal lebih memilih menggunakan fitur cahaya untuk mendukung ritme sirkadiannya secara perlahan.
(est)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Rabu 19 Januari 2022
Imsak
04:20
Shubuh
04:30
Dhuhur
12:07
Ashar
15:30
Maghrib
18:19
Isya
19:33
Lihat Selengkapnya
QS. An-Nisa':59 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اَطِيْعُوا اللّٰهَ وَاَطِيْعُوا الرَّسُوْلَ وَاُولِى الْاَمْرِ مِنْكُمْۚ فَاِنْ تَنَازَعْتُمْ فِيْ شَيْءٍ فَرُدُّوْهُ اِلَى اللّٰهِ وَالرَّسُوْلِ اِنْ كُنْتُمْ تُؤْمِنُوْنَ بِاللّٰهِ وَالْيَوْمِ الْاٰخِرِۗ ذٰلِكَ خَيْرٌ وَّاَحْسَنُ تَأْوِيْلًا ࣖ
Wahai orang-orang yang beriman! Taatilah Allah dan taatilah Rasul (Muhammad), dan Ulil Amri (pemegang kekuasaan) di antara kamu. Kemudian, jika kamu berbeda pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah kepada Allah (Al-Qur'an) dan Rasul (sunnahnya), jika kamu beriman kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya.