Wakil Presiden (Wapres) K.H. Maruf Amin meminta kampus sebagai pencetak generasi unggul masa depan memproyeksikan ilmu pengetahuan dan kebutuhan pendidikan
Wakil Presiden (Wapres) K.H. Maruf Amin, mengajak santri-santri pondok pesantren (ponpes) untuk belajar dari kesuksesan Mesir dalam mengekspor produk kopi rempah ke berbagai negara.
Bangsa Indonesia juga dihadapkan tantangan dalam meningkatkan produktivitas dan daya saing. Untuk itu, diperlukan adanya kerjasama dalam mendorong akselerasi
Melalui perkembangan industri, lanjut dia, maka kebutuhan tenaga kerja akan semakin banyak. Sehingga dapat memberi dan membuka kesempatan kerja bagi masyarakat.
Komitmen itu lewat peningkatan kapasitas produksi produk halal, pembentukan kawasan industri halal (KIH), pembentukan zona-zona halal, dan percepatan proses sertifikasi halal.
Maruf meminta transaksi produk makanan halal menjamah teknologi digital.Masyarakat diberi kemudahan mulai dari akses pilihan makanan, pembayaran, dan pengantaran makanan.
Wakil Presiden meminta agar Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) dapat mendorong peningkatan literasi persaingan usaha, terutama dalam mendorong kemitraan.
Guna meraih cita-cita Indonesia sebagai pusat halal dunia pada 2024, masih dibutuhkan banyak terobosan dan inovasi baru. KEU II MUI menjadi langkah awal untuk mewujudkannya.