Dia menegaskan bahwa orientasi dakwah Persis tidak boleh bersikap terisolasi atau hanya berpikir secara sempit dalam lingkup lokal, melainkan harus bersifat universal dan global.
Ia menegaskan bahwa pelaksanaan TKJ bukan sekadar forum pelatihan biasa, melainkan sebuah ruang pembentukan karakter, pengujian komitmen, serta pencetakan pemimpin masa depan bagi jam'iyyah.
Keunggulan sebuah angkatan perang tidak hanya diukur dari kecanggihan alutsista semata, melainkan dari nilai-nilai kejuangan dan kemanunggalan yang terpatri dalam jiwa setiap prajurit.
Saat ini, kawasan Islamic Center Persis Jakarta telah mengintegrasikan berbagai pusat kegiatan strategis jam'iyah dan pelayanan publik, seperti Sekolah Tinggi Agama Islam Persatuan Islam (STAIPI) Jakarta dan Ma'had Utsman sebagai pusat pendidikan.
Pertemuan yang dilanjutkan dengan dialog dan ceramah umum ini membahas perkembangan geopolitik global, posisi strategis Indonesia di tengah perubahan tata dunia, serta langkah-langkah strategis yang perlu dipersiapkan oleh organisasi kemasyarakatan Islam.
Ketua PW Persis DKI Jakarta, Ustaz Sofyan Munawar, hadir sebagai pemateri utama dan menekankan bahwa aktivitas dakwah Islam harus senantiasa dibangun di atas fondasi ilmu (bashirah), bukan sekadar mengandalkan semangat atau niat semata.
Bidang Dakwah PP Persis periode 20222027 fokus menyiapkan sumber daya dai yang matang melalui penyiapan tiga pilar utama, yaitu model, modul, dan modal.
Mengunjungi kerabat, tetangga, maupun sahabat tidak hanya sekadar kegiatan sosial untuk mempererat tali silaturahmi, tetapi juga memiliki nilai ibadah jika dijalankan sesuai dengan tuntunan syariat.
Mr Kim secara eksplisit menyampaikan ajakan kerja sama kepada LPH Persis untuk terlibat aktif dalam proses pembimbingan dan sertifikasi halal bagi berbagai produk industri di Korea Selatan.
Pada kesempatan tersebut, Nurhidayat menyoroti jejak sejarah panjang Persis yang telah berdiri sejak tahun 1923 dan terus menunjukkan kontribusi nyata dalam menjaga keharmonisan masyarakat religius di Ibu Kota.