Purbaya disebut mewariskan lonjakan penerimaan negara setelah hanya setahun menjabat! Penerimaan pajak paruh 2026 disebut meningkat 30 persen, sementara langkah kontroversial hingga modal politik Purbaya kembali menjadi sorotan.
Mengapa rakyat Indonesia merasa tidak punya uang? Buku Prabowo mengungkap ketimpangan kekayaan: 10 persen orang terkaya menguasai 66,2 persen, sementara 30 persen terbawah hanya 0,8 persen. Simak penyebab dan dampaknya.
Keracunan MBG kembali terjadi dan memicu sorotan. Prof Bambang Setiaji mengusulkan dapur lebih kecil, makanan hangat, serta pengawasan ketat untuk cegah kasus berulang.
Indonesia dinilai masih terjebak dalam middle income trap dengan pendapatan per kapita sekitar US5.500. Prof Bambang Setiaji mengungkap kunci keluar: teknologi, produktivitas, pendidikan, infrastruktur, dan perubahan budaya kerja pemerintah.
Indonesia menghadapi tantangan besar di era AI. Investasi teknologi, infrastruktur komputasi, data publik, sekolah AI hingga riset dinilai penting agar rakyat mandiri dan tak tertinggal.
Indonesia ingin naik kelas jadi negara maju, tapi apakah program pemerintah sudah cukup? Simak gagasan reindustrialisasi, 120 juta lapangan kerja, teknologi tinggi, dan peran swasta.
Indonesia terancam mengalami deindustrialisasi dini saat ekonomi jasa tumbuh pesat. Prof Bambang Setiaji mengungkap bahaya transformasi ekonomi dan pentingnya AI.
Lebih dari 2.000 perguruan tinggi swasta disebut terancam kolaps di tengah meningkatnya jumlah mahasiswa. Benarkah kebijakan pemerintah justru menekan PTS, UMKM, hingga usaha rakyat? Simak analisis lengkap Prof. Bambang Setiaji.
Pendidikan Indonesia tak bisa hanya bergantung pada negara. Opini ini mengajak pemerintah memperkuat kolaborasi dengan masyarakat, pesantren, sekolah swasta, dan lembaga wakaf demi mewujudkan pendidikan bermutu yang berkelanjutan.
Prof. Dr. Bambang Setiaji menyoroti efek crowding out dalam kebijakan ekonomi pemerintah yang dinilai berpotensi mendesak UMKM. Ia mendorong regulasi agar program pemerintah bersinergi dengan usaha rakyat, bukan menjadi pesaing.
Guru Besar Bambang Setiaji menilai kolaborasi pemerintah dengan Muhammadiyah, NU, dan sektor swasta menjadi kunci mendorong inovasi, pendidikan, serta pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Pergerakan dolar AS terhadap rupiah dinilai masih dalam tren historis normal. Simak analisis Prof. Bambang Setiaji tentang USD, krisis 1998, hingga perbandingan investasi dolar, deposito, dan emas.
Prof Bambang Setiaji mengusulkan perguruan tinggi lebih terbuka terhadap penggunaan AI dalam karya ilmiah dan pembelajaran, dengan fokus pada inovasi, kejujuran akademik, serta efisiensi pendidikan.