Gagasan blockchain untuk 80.000 Koperasi Merah Putih dinilai bisa menghubungkan jutaan anggota, memperkuat transaksi, efisiensi modal, dan menekan potensi korupsi.
Bambang Setiaji ungkap tren kenaikan jamaah umrah seiring pertumbuhan GDP per kapita, menunjukkan penguatan ekonomi kelompok menengah syariah di tengah dinamika ekonomi Indonesia.
Prof Bambang Setiaji: upah sektor informal terus merosot di bawah 70% UMR, sementara elite menikmati layanan murah. Ekonomi tumbuh seimbang, tapi dalam kondisi yang sakit.
Analisis Prof. Dr. Bambang Setiaji mengenai tekanan fiskal RI: Beban utang mencapai 37%, tantangan program MBG, hingga urgensi penguatan sektor swasta dan industri untuk menghindari stagnasi ekonomi.
Pengeluaran subsidi dan bansos jadi sorotan di tengah tekanan harga minyak dan utang negara. Simak analisis pertarungan ekonomi konvensional vs ekonomi kerakyatan serta dampaknya bagi masyarakat bawah.
Prof. Dr. Bambang Setiaji mengulas daya tahan ekonomi Indonesia menghadapi lonjakan harga minyak dunia akibat konflik global. Meski rentan terhadap kenaikan harga BBM, ekonomi nasional dinilai memiliki kelenturan untuk pulih berkat basis konsumsi yang kuat.
Kolom Ekonomi Syariah Prof Dr Bambang Setiaji menyoroti bagaimana perang Amerika-Israel melawan Iran memperlihatkan dominasi kepentingan politik dan ekonomi dibanding isu kemanusiaan dalam konflik modern.
Prof. Dr. Bambang Setiaji ulas keunikan sistem politik Iran yang gabungkan meritokrasi dan demokrasi. Ia mendorong peran Presiden Prabowo sebagai juru damai dalam konflik USA-Israel-Iran.
Opini Prof. Dr. Bambang Setiaji: Analisis ketimpangan anggaran perang Iran vs AS-Israel. Simak ulasan mengenai strategi amunisi murah, dampak inflasi, dan risiko ketergantungan pada China.
Prof. Bambang Setiaji menyoroti ketertinggalan teknologi Indonesia dari China dan Vietnam. Simak gagasan lompatan teknologi mobil listrik nasional melalui konsorsium perguruan tinggi.
Analisis Prof. Dr. Bambang Setiaji mengenai paradoks pertumbuhan ekonomi makro vs mikro di Indonesia serta solusi membangun industri madya yang lebih merata dan sehat.
Apakah buruh semakin sejahtera? Simak analisis Prof Dr Bambang Setiaji mengenai perbandingan kenaikan upah riel dengan harga pangan, properti, dan emas dari era Orde Baru hingga sekarang.