Generasi muda harus siap menghadapi tantangan sosial maupun dunia kerja ke depannya. Salah satunya dengan meningkatkan soft skill, pola pikir progresif, serta portofolio yang sesuai dengan kebutuhan di masa mendatang.
Republik Maladewa, negara dengan penduduk mayoritas Muslim, memberlakukan larangan merokok seumur hidup untuk mereka yang lahir pada atau setelah 1 Januari 2007.
Nama Sahdan sebagai Ketua RT Gen Z mulai dikenal publik setelah merealisasikan program kerjanya, yaitu pengecoran jalan. Padahal masa jabatan Sahdan baru berjalan dua bulan sejak pemilihan.
Kenali Dai Time, influencer 18 tahun yang jadi suara Gen Z. Bahas kuliah, karier, kesehatan mental, hingga tantangan media sosial. Bikin kamu terinspirasi!
Gaya berpakaian ustadz, cara penyampaian, dan materi kajian keislaman yang tidak menggurui membuat sejumlah ustadz muda tersebut mendapat tempat di hati jamaah milenial dan gen Z.
Kekhawatiran ini menimbulkan pertanyaan bagi generasi muda, apakah passion dan ambisi bisa dijalankan bersamaan demi membangun karir yang ideal di masa depan?
Pengurus Wilayah (PW) Lembaga Kemaslahatan Keluarga Nahdlatul Ulama (LKKNU) Jawa Timur menyoroti turunnya angka pernikahan dan naiknya angka perceraian
Halal Kulture Market 2024 yang digelar di Hall 3-3A ICE BSD, pada 1-3 November 2024. Acara yang menargetkan 25.000 pengunjung ini bertujuan untuk menyebarkan kesadaran religi dan nilai-nilai muamalah bagi para muslim muda.
Indonesia Millennial & Gen Z Report 2024 dari IDN Research Institute, mengungkapkan bahwa gen Z dan milenial menjadikan investasi properti sebagai prioritas.
Fenomena penolakan pekerja Gen Z oleh perusahaan AS mencerminkan kesenjangan antara ekspektasi dunia kerja dan kesiapan generasi muda. Masalah ini dipicu oleh perbedaan pandangan tentang profesionalisme, work-life balance, dan budaya kerja. Solusinya membutuhkan adaptasi dari kedua belah pihak: pekerja muda perlu meningkatkan soft skill, sementara perusahaan harus memberikan dukungan yang lebih terstruktur.
Jam koma, fenomena kelelahan mendadak yang viral di kalangan Gen Z, sebenarnya berkaitan erat dengan gangguan ritme sirkadian tubuh. Kondisi ini bukan sekadar tren media sosial, melainkan sinyal penting untuk mengevaluasi pola hidup. Solusinya sederhana: perbaiki jadwal tidur dan pola makan.