Gelombang resesi ekonomi diprediksi terjadi di tahun 2023 ini. Dana Moneter Internasional (IMF) mencatat sepertiga dari ekonomi global akan mengalami resesi.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno akan menyesuaikan strategi pengembangan pasar wisatawan mancanegara (wisman) Indonesia di tengah ancaman resesi ekonomi dunia.
Ada 4 cara untuk membangun momentum pemasaran digital pada 2023. Jangan hanya punya target sekarar untuk bisa mempertahankan bisnis, melainkan memajukannya.
Terdapat 3 cara kembangkan keterampilan bisnis. Mulai lah dengan beradaptasi dengan perkembangan zaman agar usaha bisa bertahan di tengah gelombang resesi.
Salah satu faktor terjadinya resesi karena inflasi. Inflasi sendiri dapat diartikan sebagai kenaikan harga barang dan jasa secara umum dan terus menerus dalam jangka waktu tertentu.
Ada beberapa skill atau kemampuan yang sangat dibutuhkan dan mesti dikuasai oleh setiap orang. Terutama di tengah ancaman resesi ekonomi pada tahun 2023.
Ada deretan hal penting yang bakal jadi tren di tahun 2023 kaitannya dalam bisnis dan perusahaan. Sebab sepertiga dunia mengalami resesi ekonomi di tahun ini.
Berdasarkan laporan International Monetary Fund (IMF) 1/3 ekonomi dunia akan mengalami resesi. Kendati demikian, Sri Mulyani optimis Indonesia tidak menjadi salah satu dari sepertiga negara tersebut.
Ekonom Senior Institute For Development of Economics and Finance (INDEF), Dr Faisal H Basri, menilai terjadi pelemahan fondasi ekonomi nasional di Indonesia yang semakin lama semakin buruk. Hasilnya, ekonomi memang tumbuh, tetapi kerdil.
Masyarakat harus bisa mengatur uang yang bijak saat terjadi resesi 2023. Sebab kondisi perlambatan ekonomi tersebut bisa pengaruhi kesejahteraan hidup.
Penerapan sistem ekonomi syariah diyakini menjadi solusi saat resesi 2023. Hal ini bisa menjadi pedoman bagi kaum muslim yang berprofesi sebagai pebisnis.