Allah SAW meng-isra-kan hamba-Nya di malam hari, karena waktu itulah yang paling utama bagi para hamba untuk mendekatkan diri kepada Allah, dan waktu yang paling baik untuk beribadah kepada-Nya.
Surat Al-Isra dalam Al-Quran mengajarkan nilai-nilai fundamental Islam tentang akhlak dan kehidupan. Mulai dari kisah Isra' Nabi Muhammad, pentingnya berbakti kepada orang tua, kewajiban salat lima waktu, hingga konsep tauhid. Ajaran ini menjadi panduan praktis bagi Muslim dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
Salah satu kisah Isra Mi'raj dalam Al-Qur'an adalah Surat Al Isra ayat 1. Ayat ini menjelaskan tentang Isra nya Nabi Muhammad dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa atau Baitul Maqdis pada malam hari.
Dalam prinsip konsumsi, Islam mengajarkan umatnya untuk berperilaku sederhana atau tidak berlebihan. Artinya Islam melarang hidup boros dan bermewah-mewahan sehingga harta terbuang tanpa banyak yang disedekahkan.
Menjadi orang baik dan bermanfaat adalah perbuatan terpuji, di mana hal itu diperintahkan Allah Subhanahu Wa Ta'ala. Salah satu dalil yang memerintahkan kita untuk menjadi orang baik, terdapat dalam surat Al Isra ayat 7:
Setiap perbuatan buruk akan mendapatkan ganjaran dari Allah SWT. Seperti halnya membunuh tanpa alasan yang dibenarkan syariat merupakan dosa yang sangat besar.
Dengan membaca Al-Qur'an, akan memunculkan rasa ketenangan batin. Tak sekadar di baca, lantunan ayat-ayat suci tersebut pun harus diamalkan agar meningkatkan kualitas keimanan dan tentram dalam berkehidupan.
Orang yang mengingkari peristiwa Isra Miraj dianggap telah keluar dari Islam. Peristiwa itu terjadi pada diri Rasulullah sebagai seorang utusan Allah Taala.