Dorong Pertumbuhan Ekonomi, Ridwan Kamil Serius Garap Wisata Religi di Jabar
Mahmuda attar hussein
Jum'at, 21 Januari 2022 - 13:15 WIB
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. Foto: Pemprov Jabar
Wisata religi akan memberikan kesan tersendiri bagi para pelancong. Sebab, wisata religi tidak hanya bertujuan untuk kebutuhan liburan semata, melainkan juga mendekatkan diri kepada Sang Pencipta.
Selain itu, potensi wisata religi juga cukup besar, mengingat masyarakat Indonesia sebagai negara dengan mayoritas muslim terbesar di dunia dan memiliki adat dan budaya yang beragam.
Baca juga: Langkah Pemprov Jabar Tingkatkan SDM Unggul di Sektor Wirausaha
Untuk itu, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil tengah mematangkan pengembangan wisata religi yang lebih terkonsep. Dia menyebutkan, wisata religi memiliki potensi ekonomi yang tinggi bila ditata dengan baik.
"Kami pernah menghitung, wisata religi itu nilai ekonominya tinggi sekali," ujar dia dalam keterangannya, Kamis (20/1).
Dalam hal ini, pengembangan wisata religi di wilayahnya itu bertujuan agar peziarah lebih nyaman dan pedagang kaki lima yang lebih tertata. Diharapkan dampaknya akan mendenyutkan perekonomian masyarakat.
"Di Jabar sedang dikonsepkan wisata religi dengan penataan serius, sehingga peziarah nyaman, PKL tertata, dan semua dapat barokahnya," kata Kang Emil, sapaan akrabnya.
Selain itu, potensi wisata religi juga cukup besar, mengingat masyarakat Indonesia sebagai negara dengan mayoritas muslim terbesar di dunia dan memiliki adat dan budaya yang beragam.
Baca juga: Langkah Pemprov Jabar Tingkatkan SDM Unggul di Sektor Wirausaha
Untuk itu, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil tengah mematangkan pengembangan wisata religi yang lebih terkonsep. Dia menyebutkan, wisata religi memiliki potensi ekonomi yang tinggi bila ditata dengan baik.
"Kami pernah menghitung, wisata religi itu nilai ekonominya tinggi sekali," ujar dia dalam keterangannya, Kamis (20/1).
Dalam hal ini, pengembangan wisata religi di wilayahnya itu bertujuan agar peziarah lebih nyaman dan pedagang kaki lima yang lebih tertata. Diharapkan dampaknya akan mendenyutkan perekonomian masyarakat.
"Di Jabar sedang dikonsepkan wisata religi dengan penataan serius, sehingga peziarah nyaman, PKL tertata, dan semua dapat barokahnya," kata Kang Emil, sapaan akrabnya.