10 Masjid Ini Jadi Ikonik Baru di Sumatera, No 6 Tundukkan Gelombang Tsunami
Akbar Nurqadri
Kamis, 24 Februari 2022 - 10:50 WIB
Masjid Raya MedanatauMasjid Raya Al Mashun dibangun 1906dan rampung 1909. Pada awal pendiriannya, bangunan masjid menyatu dengan Kompleks Istana Kesultanan Deli. Foto: Istimewa
Sebagai negara dengan populasi umat Islam terbesar di dunia, tidak heran Indonesia memiliki begitu banyak masjid yang tersebar dari Sabang hingga Merauke. Kebebasan menjalankan kegiatan keagamaan seperti yang dijamin Undang-Undang dan Pancasila, membuat masjid-masjid di Indonesia kini memiliki peran dan fungsi ganda.
Selain tempat ibadah untuk bermunajat kepada Allah Ta'ala, seiring waktu masjid mulai dijadikan obyek wisata religi. Hal tersebut sejalan dengan konsep wisata ramah muslim atau wisata halal yang tengah digalakkan pemerintah.
Masjid-masjid di Tanah Air sejatinya sangat berpotensi menjadi destinasi wisata alternatif. Pasalnya, beberapa masjid di Indonesia berdesain memukau dan ciamik. Perkembangan zaman membuat para arsitek berlomba menciptakan sebuah masjid yang berkelas, unik dan eksentrik. Ada pula beberapa masjid yang bangunannya merujuk gaya Timur Tengah, mengusung konsep modernitas, menganut desain minimalis, bergaya budaya lokal dan lain sebagainya.
Seperti halnya Masjid 99 Kubah di (Makassar) dan Masjid Jami'e Darussalam (Tanah Abang). Kedua bangunan masjid tersebut dirancang Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil dengan model di luar pakem kebiasaan masjid pada umumnya.
Selain faktor arsitektur, masjid dapat menarik minat wisatawan karena memiliki nilai sejarah atau pun terdapat makam orang-orang sholeh seperti ulama, kiai, habaib, termasuk pula wali sembilan. Di sisi lain, masjid sebagai pusat syiar Islam, tepat dijadikan tempat kumpul dalam giat-giat pendidikan dan kajian keagamaan.
Sebagaimana hadis Nabi Muhammad SAW yang diriwayatkan Ibnu Majah dan dishahihkan Syaikh Albani, Rasulullah SAW bersabda:
طَلَبُ اْلعِلْمْ فَرِثْضَةٌ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ
Selain tempat ibadah untuk bermunajat kepada Allah Ta'ala, seiring waktu masjid mulai dijadikan obyek wisata religi. Hal tersebut sejalan dengan konsep wisata ramah muslim atau wisata halal yang tengah digalakkan pemerintah.
Masjid-masjid di Tanah Air sejatinya sangat berpotensi menjadi destinasi wisata alternatif. Pasalnya, beberapa masjid di Indonesia berdesain memukau dan ciamik. Perkembangan zaman membuat para arsitek berlomba menciptakan sebuah masjid yang berkelas, unik dan eksentrik. Ada pula beberapa masjid yang bangunannya merujuk gaya Timur Tengah, mengusung konsep modernitas, menganut desain minimalis, bergaya budaya lokal dan lain sebagainya.
Seperti halnya Masjid 99 Kubah di (Makassar) dan Masjid Jami'e Darussalam (Tanah Abang). Kedua bangunan masjid tersebut dirancang Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil dengan model di luar pakem kebiasaan masjid pada umumnya.
Selain faktor arsitektur, masjid dapat menarik minat wisatawan karena memiliki nilai sejarah atau pun terdapat makam orang-orang sholeh seperti ulama, kiai, habaib, termasuk pula wali sembilan. Di sisi lain, masjid sebagai pusat syiar Islam, tepat dijadikan tempat kumpul dalam giat-giat pendidikan dan kajian keagamaan.
Sebagaimana hadis Nabi Muhammad SAW yang diriwayatkan Ibnu Majah dan dishahihkan Syaikh Albani, Rasulullah SAW bersabda:
طَلَبُ اْلعِلْمْ فَرِثْضَةٌ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ