Signify Resmikan Pabrik Luminer Cetak 3D, 100 Persen Bahan Daur Ulang
Ummu hani
Kamis, 28 Juli 2022 - 10:35 WIB
Signify meresmikan pabrik luminer cetak 3D berlokasi di Kawasan Kawasan Industri Taman Tekno, Tangerang.
Signify meresmikan pabrik luminer cetak 3D berlokasi di Kawasan Kawasan Industri Taman Tekno, Tangerang. Ini merupakan salah satu dari empat fasilitas cetak 3D Signify di seluruh dunia (India, Belgia, dan Amerika Serikat) yang juga berfungsi sebagai Pusat Penelitian dan Pengembangan untuk kawasan Asia Pasifik.
Meskipun pencetakan 3D bukanlah teknologi baru, Signify menjadi perusahaan pencahayaan pertama dan satu-satunya yang menerapkan teknologi 3D untuk produksi luminer pada skala industri. Country Leader Signify Indonesia Dedy Bagus Pramono mengatakan, Signify menjadi pemimpin industri lampu konvensional ke LED yang ramah lingkungan. Perseroan telah mencapai karbon netral pada 2020 dan terus berinovasi agar terus berkembang lebih baik.
Baca Juga:Dua Rumah Sakit Rujukan COVID Mendapat Bantuan Lampu UVC
"Keberlanjutan dan aksi iklim merupakan inti dari tujuan kami di Signify. Tujuan kami adalah untuk membuka potensi luar biasa dari pencahayaan untuk kehidupan yang lebih cerah dan dunia yang lebih baik. Pencahayaan sirkular adalah salah satu pilar penting perusahaan kami dalam perjalanan menuju masa depan yang berkelanjutan," ujar Dedi dalam peresmian pabrik Signify, dikutip Langit7.id, Kamis (28/7/2022).
Head of Publik & Goverment Affairs Signify Indonesia Lea Kartika Indra mengatakan, Signify memproduksi luminer cetak 3D dengan material 100 persen polikarbonat yang dapat didaur ulang dan dirancang dapat digunakan kembali sepenuhnya pada akhir masa pakai.
"Ini menghindari adanya limbah serta menghasilkan lebih banyak penghematan karbon pada saat pengiriman. Benang polikarbonat yang digunakan terbuat dari bahan daur ulang, seperti CD dan jaring ikan," kata Lea.
Baca Juga:Pembersih Udara Desinfeksi Terbaik Hadir di Indonesia
Meskipun pencetakan 3D bukanlah teknologi baru, Signify menjadi perusahaan pencahayaan pertama dan satu-satunya yang menerapkan teknologi 3D untuk produksi luminer pada skala industri. Country Leader Signify Indonesia Dedy Bagus Pramono mengatakan, Signify menjadi pemimpin industri lampu konvensional ke LED yang ramah lingkungan. Perseroan telah mencapai karbon netral pada 2020 dan terus berinovasi agar terus berkembang lebih baik.
Baca Juga:Dua Rumah Sakit Rujukan COVID Mendapat Bantuan Lampu UVC
"Keberlanjutan dan aksi iklim merupakan inti dari tujuan kami di Signify. Tujuan kami adalah untuk membuka potensi luar biasa dari pencahayaan untuk kehidupan yang lebih cerah dan dunia yang lebih baik. Pencahayaan sirkular adalah salah satu pilar penting perusahaan kami dalam perjalanan menuju masa depan yang berkelanjutan," ujar Dedi dalam peresmian pabrik Signify, dikutip Langit7.id, Kamis (28/7/2022).
Head of Publik & Goverment Affairs Signify Indonesia Lea Kartika Indra mengatakan, Signify memproduksi luminer cetak 3D dengan material 100 persen polikarbonat yang dapat didaur ulang dan dirancang dapat digunakan kembali sepenuhnya pada akhir masa pakai.
"Ini menghindari adanya limbah serta menghasilkan lebih banyak penghematan karbon pada saat pengiriman. Benang polikarbonat yang digunakan terbuat dari bahan daur ulang, seperti CD dan jaring ikan," kata Lea.
Baca Juga:Pembersih Udara Desinfeksi Terbaik Hadir di Indonesia