Syaikh Al-Thalib, Imam Masjidil Haram yang Dipenjara 10 Tahun oleh Kerajaan Saudi
Fajar adhitya
Rabu, 24 Agustus 2022 - 19:55 WIB
Syaikh Al-Thalib dipenjara 10 tahun oleh Kerajaan Arab Saudi (foto: tangkapan layar youtube)
Syaikh Saleh bin Muhammad Al-Thalib, Imam Masjidil Haram divonis 10 tahun penjara. Dia ditangkap karena mengkiritik kebijakan Kerajaan Arab Saudi terkait interaksi pria dan wanita di muka umum.
Syaikh Saleh ditangkap setelah berkhutbah di Masjid Al-Haram soal acara konser dan acara hiburan yang mencampurkan kaum wanita dan pria. Dia ditangkap otoritas Saudi pada Agustus 2018 lalu tanpa penjelasan resmi.
Dilansir Middle East Monitor (23/8/2022), vonis dikeluarkan baru-baru ini untuk membatalkan keputusan Pengadilan Kriminal Khusus yang membebaskan Syaik Al-Thalib dari tuduhan terhadapnya.
Baca juga:Mengenal Cheng Ho, Sang Ahli Geografi Muslim Berpengaruh di Dunia
Media tersebut juga melaporkan bahwa Kerajaan Saudi sudah menangkap puluhan pengkhotbah sejak musim panas 2017 lalu.
Beberapa penahanan dilakukan lantaran ulama-ulama tersebut secara terbuka menyerukan Saudi rujuk dengan Qatar ketika keduanya bertikai. Para ulama yang ditangkap tetap dipenjara meski kini ketegangan antara Qatar-Saudi sudah mulai mereda.
Dikutip Haramain Sharifain, Syekh Saleh Al-Thalib lahir di Riyadh, Arab Saudi pada tahun 1974. Ia mengenyam pendidikan awal di Riyadh.
Syaikh Saleh ditangkap setelah berkhutbah di Masjid Al-Haram soal acara konser dan acara hiburan yang mencampurkan kaum wanita dan pria. Dia ditangkap otoritas Saudi pada Agustus 2018 lalu tanpa penjelasan resmi.
Dilansir Middle East Monitor (23/8/2022), vonis dikeluarkan baru-baru ini untuk membatalkan keputusan Pengadilan Kriminal Khusus yang membebaskan Syaik Al-Thalib dari tuduhan terhadapnya.
Baca juga:Mengenal Cheng Ho, Sang Ahli Geografi Muslim Berpengaruh di Dunia
Media tersebut juga melaporkan bahwa Kerajaan Saudi sudah menangkap puluhan pengkhotbah sejak musim panas 2017 lalu.
Beberapa penahanan dilakukan lantaran ulama-ulama tersebut secara terbuka menyerukan Saudi rujuk dengan Qatar ketika keduanya bertikai. Para ulama yang ditangkap tetap dipenjara meski kini ketegangan antara Qatar-Saudi sudah mulai mereda.
Dikutip Haramain Sharifain, Syekh Saleh Al-Thalib lahir di Riyadh, Arab Saudi pada tahun 1974. Ia mengenyam pendidikan awal di Riyadh.