Toreh Rekor Dunia, Bintang Raksasa Hiasi Langit Riyadh Malam Hari
Dwitisya Rizky Desindatika
Ahad, 04 Juli 2021 - 04:01 WIB
Star in Motion, Instalasi cahaya gantung berbentuk bintang raksasa karya desainer Belgia, Koert Vermeulen. Foto: screenshoot ACTLD/YouTube
Mengusung lampu berbobot 5 ton, desainer tata cahaya asal Belgia, Koert Vermeulen memecahkan rekor dunia lewat karyanya, "Star in Motion" yang kini digantung di tengah bingkai kosong Kingdom Tower, Arab Saudi.
Guiness World Records menyebut "Star in Motion" milik Koert tercatat sebagai hiasan gantung paling terang di dunia yang memancarkan 1,2 juta lumens cahaya. Instalasi berbentuk bintang ini digantung di ketinggian 256 meter.
Masif, begitu gambaran yang tepat. Tak cuma konstruksi baja 5 ton, lampu selebar 6 meter tersebut terdiri dari LED strip sepanjang 520 meter plus 16 instalasi lampu yang bergerak.
Saat siang hari, lampu raksasa itu akan terlihat sepeti liontin kalung permata. Ketika mulai gelap, sorotnya terlihat dari kejauhan, bersinar di atas langit Riyadh, menciptakan pertunjukan cahaya memikat mata.
Bersumber dari video dokumentasi ACTLD di Youtube, "Star in Motion" diproduksi oleh studio milik Kert Vermeulen, ACTLD yang berbasis di Belgia. Lampu, sebelum dirakit, diterbangkan ke Arab Saudi dalam 317 bagian. Setelah disatukan, ia diangkat ke puncak menara menggunakan elevator lalu digantung dengan sistem ikat teknologi industri perkapalan.
Instalasi ini bagian dari perhelatan seni Festival Noor Riyadh 2021, sebuah festival tahunan di Arab Saudi yang diselenggarakan pertama kali oleh Riyadh Art.
Festival bertema "Di bawah satu langit", menurut NoorRiyadh.sa menyiratkan pesan kebersamaan antarsesama manusia pada situasi pandemi global. Mengutip cuitan Arab News di Twitter, pada penyelenggaraan perdananya, festival ini menampilkan lebih dari 30 karya seni dan instalasi cahaya.
Guiness World Records menyebut "Star in Motion" milik Koert tercatat sebagai hiasan gantung paling terang di dunia yang memancarkan 1,2 juta lumens cahaya. Instalasi berbentuk bintang ini digantung di ketinggian 256 meter.
Masif, begitu gambaran yang tepat. Tak cuma konstruksi baja 5 ton, lampu selebar 6 meter tersebut terdiri dari LED strip sepanjang 520 meter plus 16 instalasi lampu yang bergerak.
Saat siang hari, lampu raksasa itu akan terlihat sepeti liontin kalung permata. Ketika mulai gelap, sorotnya terlihat dari kejauhan, bersinar di atas langit Riyadh, menciptakan pertunjukan cahaya memikat mata.
Bersumber dari video dokumentasi ACTLD di Youtube, "Star in Motion" diproduksi oleh studio milik Kert Vermeulen, ACTLD yang berbasis di Belgia. Lampu, sebelum dirakit, diterbangkan ke Arab Saudi dalam 317 bagian. Setelah disatukan, ia diangkat ke puncak menara menggunakan elevator lalu digantung dengan sistem ikat teknologi industri perkapalan.
Instalasi ini bagian dari perhelatan seni Festival Noor Riyadh 2021, sebuah festival tahunan di Arab Saudi yang diselenggarakan pertama kali oleh Riyadh Art.
Festival bertema "Di bawah satu langit", menurut NoorRiyadh.sa menyiratkan pesan kebersamaan antarsesama manusia pada situasi pandemi global. Mengutip cuitan Arab News di Twitter, pada penyelenggaraan perdananya, festival ini menampilkan lebih dari 30 karya seni dan instalasi cahaya.