Pramuka Sumsel Jadi Garda Terdepan Kampanyekan Prokes Covid
Rio adi pratama
Senin, 16 Agustus 2021 - 20:40 WIB
Suasana rapat dalam rangka melaksanakan peringatan Hari Pramuka ke-60 tahun 2021 yang akan digelar di Kota Pagaralam. (Foto: Istimewa).
Gerakan Pramuka di Sumatera Selatan (Sumsel) diminta ikut aktif menjadi garda terdepan untuk mengampanyekan protokol kesehatan atau prokes di kalangan masyarakat saat pandemi Covid-19 sekarang.
"Gerakan Pramuka harus tetap aktif di masa pandemi ini. Salah satunya dengan mengkampanyekan prokes di kalangan masyarakat," ujar Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Mabida) Gerakan Pramuka Sumsel, Herman Deru, Senin (16/8/2021).
Keberadaan anggota Pramuka tersebut hendaknya terus menjadi teladan bagi masyarakat. Termasuk juga Pramuka Siaga, Penggalang maupun Penegak untuk terus meningkatkan eksistensi gerakan tersebut.
BACA JUGA: Pramuka Ikut Kampanyekan Protokol Kesehatan di Masa Pandemi
Karena itu, pihaknya pun meminta kepada para pengurus agar memasang papan nama gugus depan (Gudep) di tiap-tiap sekolah. Baik itu sekolah negeri maupun swasta yang ada di Bumi Sriwijaya.
"Jadi bukan cuma menunjukkan keberadaan Pramuka saja. Tapi, jiwa kepramukaan juga harus ditanamkan kembali ke para siswa didik," kata dia.
Sebagai seseorang yang paham betul dengan gerakan Pramuka, Deru menyebut sangat sayang sekali jika generasi muda tidak ambil bagian dalam gerakan tersebut saat masih muda.
"Gerakan Pramuka harus tetap aktif di masa pandemi ini. Salah satunya dengan mengkampanyekan prokes di kalangan masyarakat," ujar Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Mabida) Gerakan Pramuka Sumsel, Herman Deru, Senin (16/8/2021).
Keberadaan anggota Pramuka tersebut hendaknya terus menjadi teladan bagi masyarakat. Termasuk juga Pramuka Siaga, Penggalang maupun Penegak untuk terus meningkatkan eksistensi gerakan tersebut.
BACA JUGA: Pramuka Ikut Kampanyekan Protokol Kesehatan di Masa Pandemi
Karena itu, pihaknya pun meminta kepada para pengurus agar memasang papan nama gugus depan (Gudep) di tiap-tiap sekolah. Baik itu sekolah negeri maupun swasta yang ada di Bumi Sriwijaya.
"Jadi bukan cuma menunjukkan keberadaan Pramuka saja. Tapi, jiwa kepramukaan juga harus ditanamkan kembali ke para siswa didik," kata dia.
Sebagai seseorang yang paham betul dengan gerakan Pramuka, Deru menyebut sangat sayang sekali jika generasi muda tidak ambil bagian dalam gerakan tersebut saat masih muda.