Kejuaraan Bulu Tangkis Dunia Junior
Gagal Sumbang Emas, Putra/Patra Akui Tampil Buruk di Final
Garry Talentedo Kesawa
Senin, 31 Oktober 2022 - 19:00 WIB
Aksi pasangan ganda putra Indonesia, Putra/Patra di ajang Kejuaraan Dunia Junior 2022. (Foto: Humas PBSI)
Pasangan ganda putra bulu tangkis Indonesia, Muh Putra Erwiansyah/Patra Harapan Rindorindo kecewa lantaran gagal meraih medali emas di ajang Kejuaraan Dunia Junior 2022. Putra/Patra dikalahkan pasangan China Xu Hua Yu/Zhu Yi Jun di babak final.
Bertanding di Palacio de Deportes de Santander, Santander, Ahad (30/10), Putra/Patra kalahmelalui babak rubber game18-21, 21-14, 20-22 dengan waktu 68 menit. Patra mengklaim faktor kekalahan yang paling utama lantaran kurang tenang dalam menghadapi serangan lawan.
"Di gim pertama kita kecolongan. Ada momen di akhir-akhir ketika kami salah membuang bola lalu mereka mendapat poin, dari situ percaya diri mereka naik sementara kita malah jadi tertekan," kata Patra dikutip dari keterangan PBSI, Senin (31/10).
Baca Juga:Raih Perak, Rachel/Trias Akui Kalah Tenaga di Final
Usai merebut gim kedua, Putra/Patra memaksa ganda China bermain ke babak rubber game. Namun, Putra/Patra justru bermain kurang sabar dan tenang.
"Mainnya terburu-buru dan banyak melakukan kesalahan-kesalahan sendiri padahal secara poin sudah memimpin. Ketika poinnya dikejar dan jadi ketat kita juga jadi gugup dan tegang," lanjut Patra menerangkan.
Putra/Patra pun mengaku kecewa lantaran gagal menyumbang emas untuk Indonesia. Meski demikian, Putra/Patra tetap bersyukur bisa meraih perak di Kejuaraan Dunia Junior 2022.
Bertanding di Palacio de Deportes de Santander, Santander, Ahad (30/10), Putra/Patra kalahmelalui babak rubber game18-21, 21-14, 20-22 dengan waktu 68 menit. Patra mengklaim faktor kekalahan yang paling utama lantaran kurang tenang dalam menghadapi serangan lawan.
"Di gim pertama kita kecolongan. Ada momen di akhir-akhir ketika kami salah membuang bola lalu mereka mendapat poin, dari situ percaya diri mereka naik sementara kita malah jadi tertekan," kata Patra dikutip dari keterangan PBSI, Senin (31/10).
Baca Juga:Raih Perak, Rachel/Trias Akui Kalah Tenaga di Final
Usai merebut gim kedua, Putra/Patra memaksa ganda China bermain ke babak rubber game. Namun, Putra/Patra justru bermain kurang sabar dan tenang.
"Mainnya terburu-buru dan banyak melakukan kesalahan-kesalahan sendiri padahal secara poin sudah memimpin. Ketika poinnya dikejar dan jadi ketat kita juga jadi gugup dan tegang," lanjut Patra menerangkan.
Putra/Patra pun mengaku kecewa lantaran gagal menyumbang emas untuk Indonesia. Meski demikian, Putra/Patra tetap bersyukur bisa meraih perak di Kejuaraan Dunia Junior 2022.